Belum Memikirkan Pilpres 2024, Gerindra Fokus Advokasi Relawannya yang Tersangkut Hukum

Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade mengatakan partainya belum memikirkan untuk pencalonan presiden 2024 mendatang.

Belum Memikirkan Pilpres 2024, Gerindra Fokus Advokasi Relawannya yang Tersangkut Hukum
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Politikus Gerindra Andre Rosiade 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade mengatakan partainya belum memikirkan untuk pencalonan presiden 2024 mendatang.

Saat ini partainya sedang fokus membantu para relawan dan pendukung yang bermasalah dengan hukum pada Pemilu Presiden 2019.

"Pertama 2024 masih jauh, Belanda masih jauh, orang pak Jokowi saja belum dilantik jadi presiden 2019 ngapain kita bicara 2024 sekarang ini, masalah bangsa banyak. Saya kasih tahu ya kami di Gerindra itu lagi sibuk mengurusi teman-teman relawan, emak-emak dan pendukung yang disebut masih bermasalah secara hukum," kata Andre Rosiade usai acara diskusi di Kawasan Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2019).

Menurut Andre setelah emak-emak di Karawang divonis enam bulan penjara karena kasus di Pilpres 2019.

Baca: Analisis Ahli yang Menilai Gempa Banten Tak Berpotensi Tsunami

Baca: Warga Paniis Pandeglang Mengungsi ke Saung Setelah terjadi Gempa 7,4 SR

Baca: Trauma Tsunami Desember, Karyawan di Pelabuhan Ciwandan Panik Saat Diguncang Gempa

Baca: Bocoran Spesifikasi vivo Z1 Pro, Smartphone Gaming yang Siap Meluncur di Indonesia

Partai Gerindra fokus memberikan advokasi kepada relawan lainnya yang mengalami hal serupa.

"Termasuk emak-emak yang di Batam dan di berbagai tempat yang lain. Itu fokusnya kami dulu ingin bertanggung jawab menyelesaikan seluruh masalah yang ada di depan mata, residu-residu yang muncul disebabkan kontestasi itu yang kita selesaikan," katanya.

Setelah masalah relawan selesai, menurut Andre, Gerindra fokus membuat Indonesia kembali guyub.

Gerindra bisa berada di dalam pemerintahan maupun luar pemerintahan.

"Berkontribusi itu bekerjasama itu bisa didalam dan diluar pemerintahan nanti kita lihat saja keputusan resmi, keputusan pak Prabowo Subianto," katanya.

Terkait 2024, menurutnya masih terbuka berbagai kemungkinan.

Prabowo bisa kembali maju bila kondisinya sehat dan diminta para kader dan pendukung Atau juga memutuskan mencalonkan tokoh lain.

"Bicara soal 2024 Gerindra mau mengusulkan siapa, ya kita liht dinamika nya ke depan seperti apa, tapi yang jelas kalau pak Prabowo ternyata di 2024 masih sehat, rakyat menginginkan pak Prabowo, rakyat mendukung pak Prabowo kenapa tidak kan bisa saja, tapi kita lihat lah Belanda masih jauh kita tidak usah berandai andai," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved