Pengalaman Pilot Perempuan Pertama Asal Papua Terbangkan Pesawat Pertama Kali

Vanda juga tak pernah melupakan bagaimana saat pertama kali menerbangkan pesawat Cessna 152 saat pelatihan penerbangan.

Pengalaman Pilot Perempuan Pertama Asal Papua Terbangkan Pesawat Pertama Kali
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Vanda Astri Kolisano, pilot asal Papua berpose saat melakukan wawancara khusus dengan Tribunnews.com, di Jakarta, Jumat (2/8/2019). Vanda Astri Kolisano menjadi pilot perempuan pertama asal Papua yang direkrut maskapai Garuda Indonesia. Ia lulus dari pendidikan diploma untuk Aviation for Airline Preparation di Nelson Aviation College Selandia Baru, pada Januari 2018. Pendidikan itu ia tempuh selama 3 tahun sejak 2015. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Vanda Astri Korisano akhirnya menerbangkan pesawat untuk pertama kali. Momen itu tak pernah terlupakan. Detik-detik mesin pesawat berbunyi di kupingnya dengan jarak dekat.

Vanda mewujudkan mimpinya dengan kerja keras dan pantang menyerah.

Perempuan berusia 23 tahun ini, tak pernah lupa bagaimana pertama kali ia melihat pesawat terbang di bandara saat kecil bersama kedua orang tuanya.

Momen bersama ayah dan ibunya itu, yang membuat Vanda berkeinginan untuk menjadi seorang pilot.

Baca: Cerita Sang Ibu Sehari Sebelum Kematian Aurel, Anggota Paskibraka Tangsel yang Meninggal Tiba-tiba

Vanda juga tak pernah melupakan bagaimana saat pertama kali menerbangkan pesawat Cessna 152 saat pelatihan penerbangan.

Vanda akhirnya terbang. Dengan membawa harapan anak-anak kecil dari tanah Papua. Kini Vanda menjadi pilot perempuan pertama dari Pulau Surga itu.

"Aku masih ingat tanggalnya. 26 Juli 2015," cerita Vanda kepada Tribun Network saat mengenang momen pertamanya menerbangkan Cessna 152.

Vanda tak lupa dengan detail-detail saat itu. Bagaimana dengan perlahan baling-baling berputar, roda bergerak ke depan, kebisingan mesin pesawat, dan rasa bangga menerbangkan pesawat untuk pertama kali.

Baca: BUKAN HOAX - Polisi yang Gendong Perempuan Korban Kecelakaan Luka di Kepala Setelah Dipukul Istri

Vanda sempat berpikir tidak akan mendapatkan kesempatan terbang di sore hari itu. Sebab, sempat terhambat saat tes medis. Hingga instrukturnya tetap mengizinkan dia untuk menerbangkan pesawat di sesi terakhir dari para penerbang lain.

"First solo untuk pilot itu kayak first love story. Jadi kayak cerita cinta pertama mereka. Setiap pilot pasti kayak gitu. Jadi kayak senang banget sih. Dreams come true," kata Vanda.

Kini Vanda bergabung menjadi pilot perempuan yang direkrut oleh maskapai Garuda Indonesia. Sebagai pilot ada kota yang ingin ditujunya saat menerbangkan pesawat.

"Tujuan paling pertama yang paling diinginkan ya ke Jayapura. Menerbangkan pesawat yang emang paling suka di Garuda dari dulu. Terus landing di Bandar Udara Sentani. Kayak goal buat penerbangan saya," kata Vanda.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved