Mati Listrik di Ibu Kota dan Sekitarnya

Listrik Padam, Arus Lalu Lintas di Jakarta Terganggu

Hingga berita ini diturunkan Pemukinan di kawasan Menteng, masih gelap gulita. Hanya komplek pertokoan yang masih menyala dengan bantuan generator.

Listrik Padam, Arus Lalu Lintas di Jakarta Terganggu
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Arus lalu lintas semrawut. Sejumlah lampu merah di pusat ibu kota mati. Pantauan Tribunnews, lampu lalu lintas yang mati diantaranya di jalur penyebrangan bundaran Hotel Indonesia, Jalan diponegoro, Jalan Kebon Sirih, Cikini, dan lainnya. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Padamnya listrik di Jakarta dan sekitarnya membuat arus lalu lintas terganggu, Minggu, (4/8/2019).

Sejumlah lampu merah di pusat ibu kota mati. Pantauan Tribunnews, lampu lalu lintas yang mati diantaranya di jalur penyebrangan bundaran Hotel Indonesia, Jalan diponegoro, Jalan Kebon Sirih, Cikini, dan lainnya.

Sebagain ruas jalan tidak terlalu semerawut karena masih adanya petugas dinas perhubungan dan kepolisian yang mengatur lalu lintas. Namun untuk wilayah Jalan Cikini, Kebon Sirih, dan penyebrangan Hotel Indonesia masih semerawut karena tidak adanya petugas.

Hingga berita ini diturunkan Pemukinan di kawasan Menteng, masih gelap gulita. Hanya komplek pertokoan yang masih menyala dengan bantuan generator.

Baca: Terdampak, Kereta Api Jarak Jauh sudah Bisa masuk Jakarta

Baca: Balap Sepeda Gunung Indurocs Seri Kelima di Kayu Kolek Tarik Minat Peserta Luar Negeri

Baca: Ramalan Zodiak Cinta untuk yang Berpasangan Senin, 5 Agustus 2019 Besok: Scorpio Ingin Sendirian

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Khusus Single Senin, 5 Agustus 2019 Besok: Aquarius Jadi Pusat Perhatian

Sebelumnya, Wilayah Jabodetabek dan sekitarnya mengalami gangguan pasokan listrik yang mengakibatkan pemadaman pada Minggu, (4/8/2019).
Pihak PLN menyampaikan permintaan maaf atas gangguan tersebut.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi," ujar Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya, Minggu, (4/8/2019).

Menurutnya, pemadaman listrik tersebut terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami gangguan, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.

"Saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan" katanya.

Untuk Wilayah Jawa Barat menurutnya terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV, yang mengakibatkan padamnya sejumlah wilayah diantaranya, Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

“Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal” Tutup Made.

Adapun perbaikan yang sudah dilakukan, diantaranya yakni pengamanan GSW (ground stail wayer) yang putus, dan penyalaan kembali GT (Gas Turbin) di Suralaya. Selain itu akan dilaksanakan scanning assesmen, kondisi GSW yang se type.

"Selain itu (dilakukan) pengaturan beban dari Unit pelayanan Pengatur Beban (UP2B) untuk meminimalisir pemadaman," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved