Mati Listrik di Ibu Kota dan Sekitarnya

Gandeng PLN, Bareskrim Polri Selidiki Penyebab Gangguan Listrik

"Proses pembuktian secara ilmiah sangat penting untuk membuktikan apa yang jadi faktor penyebab utama kenapa terjadi blackout yang cukup lama

Gandeng PLN, Bareskrim Polri Selidiki Penyebab Gangguan Listrik
Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri mengatakan pihaknya melalui Bareskrim bekerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk menyelidiki penyebab dari gangguan listrik yang membuat wilayah Jabodetabek dan sekitarnya mengalami pemadaman.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya akan mendalami dengan tidak tergesa-gesa. Pasalnya, ada banyak kemungkinan atau faktor yang menyebabkan pemadaman itu.

"Makanya masih kita dalami dulu, kita tidak tergesa-gesa. Tim dari Bareskrim bekerja sama dengan PLN akan mendalami dulu apa faktor penyebabnya," ujar Dedi, di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

"Proses pembuktian secara ilmiah sangat penting untuk membuktikan apa yang jadi faktor penyebab utama kenapa terjadi blackout yang cukup lama. Ada faktor teknis, faktor alam dan faktor lainnya," imbuhnya.

Baca: Jokowi Kunjungi Kantor PLN Terkait Pemadaman Listrik, Ini 4 Hal yang jadi Sorotan

Baca: PLN Dituntut Berikan Ganti Rugi & Kompensasi, Banyak Pelanggan Alami Kerugian Mati Lampu Jakarta

Baca: Listrik Padam Massal, DPR Akan Panggil Direksi PLN Besok

Terkait berapa lama faktor penyebab akan diketahui, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menilai hal tersebut sangat bergantung pada temuan tim lapangan.

"Sangat tergantung pada tim di lapangan proses pembuktian masih ditelusuri. Dugaan sementara kan ada gangguan di alur Sutet Jateng. Antara pemalang dan semarang. Faktor lain akan didalami semuanya," ungkapnya.

Sebelumnya, Wilayah Jabodetabek dan sekitarnya mengalami gangguan pasokan listrik yang mengakibatkan pemadaman pada Minggu, (4/8/2019). Pihak PLN menyampaikan permintaan maaf atas gangguan tersebut.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi," ujar Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya, Minggu, (4/8/2019).

Menurutnya, pemadaman listrik tersebut terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami gangguan, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.

Untuk Wilayah Jawa Barat menurutnya terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV, yang mengakibatkan padamnya sejumlah wilayah diantaranya, Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved