Saatnya Penuhi Hak-Hak Perempuan Pekerja dan Beri Kesempatan Penyandang Disabilitas Bekerja

Banyak laporan penelitian menyebutkan bahwa banyak pekerja perempuan mengalami diskriminasi secara fisik, psikis dan kekerasan seksual

Saatnya Penuhi Hak-Hak Perempuan Pekerja dan Beri Kesempatan Penyandang Disabilitas Bekerja
istimewa
Narasumber seminar Pedekatan Gender dan Disabilitas dalam Legislasi Bidang Ketenagakerjaan di Jakarta, Rabu (7/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat ini hak-hak pekerja perempuan pun masih belum dipenuhi, baik untuk pekerjaan formal maupun untuk pekerjaan informal.

Komposisi pekerja perempuan dan laki-laki juga masih timpang.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2018, jumlah angkatan tenaga kerja perempuan hanya 55,44% dibanding dengan angkatan pekerja laki-laki yang berjumlah 83,01%.

Meski prosentase angkatan kerja perempuan meningkat 0,04% dari tahun sebelumnya, namun tetap masih belum setara dengan jumlah angkatan pekerja laki-laki.  

Hal itu menyebabkan mayoritas perempuan tidak berpenghasilan dan menyumbang sebagian besar angka kemiskinan di Indonesia.

Bahkan, banyak laporan penelitian menyebutkan bahwa banyak  pekerja perempuan mengalami diskriminasi secara fisik, psikis dan kekerasan seksual.

Sementara terkait kesempatan penyandang disabilitas, juga belum optimal karena serapan pekerja dari kelompok penyandang disabilitas di perusahaan masih rendah.

Baca: Dua penyandang disabilitas parah terpilih menjadi anggota parlemen Jepang

Ada beberapa pertimbangan dan kewajiban dimana perusahaan harus menyediakan kompensasi tertentu dan menyediakan pelatihan terlebih dahulu agar penyandang disabilitas mampu menjalankan pekerjaannya.

Di sisi lain, saat ini masih banyak dari tenaga kerja penyandang disabilitas yang belum mengetahui adanya peraturan perundang-undangan yang menjamin kedudukan dan kemudahan dalam memperoleh pekerjaan, perlindungan hukum, dan persamaan hak selaku pekerja.

Fakta ini terungkap saat seminar Pedekatan Gender dan Disabilitas dalam Legislasi Bidang Ketenagakerjaan di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved