Curiga KKB Papua Bisa Pasok Amunisi, TNI Bakal Selidiki Aliran Penyandang Dana OPM

Tertangkapnya Pratu DAT yang menjual amunisi ke KKB membuat TNI lebih mawas lagi dan berencana akan lebih ketat selidiki dana aliran OPM.

Curiga KKB Papua Bisa Pasok Amunisi, TNI Bakal Selidiki Aliran Penyandang Dana OPM
Kolase gambar Facebook/Marinus Yung dan Kompas.com/Dhias Suwandi
TNI curigai aliran dana KKB sampai bisa membeli ratusan amunisi di pasar gelap. 

TRIBUNNEWS.COM - Oknum TNI AD, Prada DAT yang telah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ini akhirnya berhasil ditangkap.

Oknum TNI AD, Pratu DAT ditangkap lantaran terbukti nekat menjual ratusan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Melansir Kompas.com, kini oknum TNI AD, Pratu DAT telah diamankan dan ditahan di Pomdam XVII/Cendrawasih, Jayapura.

Atas kejahatannya ini, oknum TNI AD, Pratu DAT pun terancam hukuman mati sesuai aturan yang berlaku.

Dilansir dari Warta Kota, Pratu DAT berhasil ditangkap di Sorong, Papua Barat pada Minggu (4/8/2019) lalu.

Pratu DAT berhasil ditangkap setelah 2 minggu masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO.

Penangkapan Pratu DAT dilakukan setelah dirinya terbukti terlibat membantu kelompok pemberontakan KKB Papua.

Bantuan ini dilakukan dalam bentuk jual beli sejumlah amunisi senjata kepada pihak KKB Papua.

BACA SELANJUTNYA

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved