Breaking News:

Menteri Susi Semprot Mantan Menteri Kelautan yang Sebut Industri Perikanan Hancur Lebur

Tudingan itu disampaikan oleh Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tahun 2001-2004 Rokhmin Dahuri.

Editor: Hasanudin Aco
Istimewa
Usai meresmikan Pembukaan Festival Pulo Dua 2019 di Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Kamis (25/7) malam, esok harinya, Jumat (26/7), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau langsung lokasi Festival Pulo Dua di Pulo Dua, Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai 

Menteri Susi Pudjiastuti damprat Rokhmin Dahuri yang sebut industri perikanan Indonesia hancur lebur. Susi: yang bangkrut dan hancur lebur adalah industri pencuri ikan!

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti angkat bicara soal tudingan yang menyebut ekonomi perikanan di tangan dirinya hancur lebur.

Tudingan itu disampaikan oleh Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tahun 2001-2004 Rokhmin Dahuri.

Dia menyebut pencapaian ekonomi sektoral pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah kepemimpinan Susi Pudjiastuti, hancur lebur.

Susi pun meradang mendengar tudingan tersebut.

Baca: Abraham Samad Sebut Dua Cara Ini Dipakai untuk Menghancurkan KPK

Baca: Sosok Mbah Moen di Mata Jokowi, Ahok, Khofifah, hingga Menteri Susi

Menurut Susi, di tangan dirinya yang hancur lebur adalah para pencuri ikan, bukan ekonomi sektoral di bidang perikanan.

“Yang bangkrut dan hancur lebur adalah industri pencuri ikan... Industri pencurian ikan memang saya bangkrutkan. Masa ada industri pencurian ikan kok dibiarkan!!!!!” tulis Susi di akun Twitter resminya, @susipudjiastuti, Rabu (7/8/2019).

Tak hanya itu, Susi malah menyindir balik Rokhmin.

Menurut Susi, di masa kepemimpinan Rokhmin, kapal asing justru dilegalkan menangkap ikan di perairan Indonesia.

“Btw kapal asing dilegalkan jadi berbendera Indonesia tahun 2001,” lanjut Susi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved