Polisi Tetapkan 23 Tersangka dalam Kasus Karhutla di Sumatera

Kepolisian telah menetapkan 23 tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera.

Polisi Tetapkan 23 Tersangka dalam Kasus Karhutla di Sumatera
Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian telah menetapkan 23 tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan penangkapan 23 tersangka dilakukan dalam rentang waktu beberapa bulan lalu hingga saat ini. Saat ini, Polda Riau tengah menangani perkara tersebut.

"Total seluruh tersangka sampai saat ini sudah 23 orang. Sebagian besar pelaku masih perorangan," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/7/2019).

Alasan para tersangka melakukan karhutla, kata dia, adalah untuk membuka lahan baru untuk ditanami tanaman baru. Cara pembakaran diyakini tersangka lebih cepat dan efisien.

Baca: Kapolri Siap Copot Polisi yang Lakukan Pembiaran Karhutla

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu juga menuturkan para tersangka beranggapan karhutla sudah lumrah dan biasa digunakan sejak dahulu hingga sekarang.

"Masyarakat sudah melakukan hal itu sejak turun-temurun dari zaman dulu. Itu sudah jadi budaya masyarakat sekitar ya," ungkapnya.

Untuk mencegah kasus karhutla berulang dan tidak menyebar ke lahan atau hutan lainnya, jenderal bintang satu itu mengatakan TNI-Polri terus melakukan patroli terpadu. "Kami sudah bentuk tim dan melakukan patroli terpadu yang terus memantau beberapa spot yang berpotensi terbakar," pungkasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved