Polri Telusuri Keterlibatan Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumatera dan Kalimantan

Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan apabila terbukti ada korporasi yang terlibat, maka pihaknya tak segan memberikan sanksi.

Polri Telusuri Keterlibatan Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumatera dan Kalimantan
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri tengah menelusuri keterlibatan sejumlah korporasi dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan apabila terbukti ada korporasi yang terlibat, maka pihaknya tak segan memberikan sanksi.

Baca: Tanggapan Mantan Dirut PLN soal Rencana Potong Gaji Pegawai, Penonton Mata Najwa Heboh

Sanksi pun tak hanya berupa denda semata, kata dia, namun juga pencabutan izin operasi korporasi yang bersangkutan dari pemerintah pusat.

"Kami sedang menyelidiki juga dugaan korporasi yang terlibat dalam kasus karhutla itu. Jika nanti terukti melakukan perbuatan melawan hukum, ada denda dan izin operasi bisa dicabut Pemerintah Pusat," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Baca: Di Depan Peserta Kongres PDIP, Megawati Heran dengan Nama Baru Ahok: Masa Gak Boleh Namanya Aseng?

Hingga saat ini, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menyebut para tersangka atau pelaku karhutla masih bersifat perorangan atau tidak ada sangkut pautnya dengan korporasi. Pasalnya mereka adalah warga sekitar area karhutla itu.

Namun, ia menegaskan Polri tetap akan menyelidiki secara tuntas terkait kasus ini dan juga mengembangkan kemungkinan ada tidaknya korporasi yang terlibat.

"Sebagian besar pelaku ini masih perorangan, jadi belum mengarah korporasi. Tetapi penyidik akan menyelidiki korporasi yang diduga terlibat dalam perkara itu," tandasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved