Kebakaran Hutan dan Lahan

Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Tak Sampai Masuk Wilayah Malaysia dan Singapura

Agus Wibowo memastikan tidak ada transboundary haze atau asap yang ke luar dari batas wilayah negara yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan.

Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Tak Sampai Masuk Wilayah Malaysia dan Singapura
Tribun Pontianak/Destriadi Yunas Jumasani
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Sejegi dan Desa Anjungan Dalam, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat (9/8/2019) siang. Kepala BPBD Kabupaten Mempawah, Hermansyah menyebutkan, data terakhir kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah mencapai 470 hektare. Tribun Pontianak/Destriadi Yunas Jumasani 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Plt Kepala Pusdatinmas BNPB, Agus Wibowo memastikan tidak ada transboundary haze atau asap yang ke luar dari batas wilayah negara yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah Indonesia, Minggu (11/8/2019).

Meskipun asap terdeteksi di Sumatera dan Kalimantan.

"Tapi tidak ada transboundary haze atau asap yang melintas ke negeri tetangga Malaysia atau Singapura," ujar Agus kepada wartawan, Minggu (11/8/2019).

Baca: Terungkap Pekerjaan Suami Tania Nadira, Abdulla Alwi, Hingga Bisa Gelar Prosesi Pernikahan Mewah

Hasil pantauan pagi ini dibanding hari kemarin, jumlat hotspot kategori sedang dan tinggi Riau 29 titik (- 97 titik), Jambi 3 titik (+ 1 titik), Sumatera Selatan 19 titik (+ 6 titik), Bangka Belitung 14 titik (+ 10 titik), Kalimantan Barat 605 titik (+ 72 titik), Kalimantan Tengah 163 titik (+4 titik) , Kalimantan Selatan 14 titik (-27 titik), Kalimantan Timur 20 titik (-3 titik), dan Kalimantan Utara 23 titik (-6 titik).

Kondisi cuaca berdasar jarak pandang dan kondisinya antara lain Pekanbaru 5 km (berasap), Jambi 9 km (berawan), Palembang >= 10 km (berawan), Pontianak 5 km (berasap), Pangkalan Bun 9 km (berawan), Palangkaraya 5 km (berasap), Sanggu-Buntok 4 km (berasap), Banjarmasin >= 10 km (berawan), dan Tanjung Harapan - Tanjung Selor 5 km (berasap).

Sedang kualitas udara berdasar nilai PM10 menunjukkan Pekanbaru 166 (tidak sehat), Pontianak 253 (sangat tidak sehat), Palangkaraya 217 (sangat tidak sehat), dan Sampit 26 (sehat).

Sejak pagi ini seluruh personel sejumlah 9.072 orang di 6 provinsi (Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantar Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan) yang terdiri dari TNI, POLRI, BNPB, BPBD, masyarakat saling bahu membahu untuk memadamkan api baik dari darat maupun dari udara/water bombing.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved