Kongres PDI Perjuangan

Inti Kongres V, Hasto: Pancasila Itu Final Dan Lindungi Seluruh Ekspresi Budaya Anak Bangsa

Sikap politik PDI Perjuangan itu diambil di tengah menguatnya tren cara pandang ekstrem keagamaan hingga tindakan radikal berbasis

Inti Kongres V, Hasto: Pancasila Itu Final Dan Lindungi Seluruh Ekspresi Budaya Anak Bangsa
TRIBUN/HO
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (lima kanan) saat melantik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (empat kiri), Ketua DPP PDIP bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital Prananda Prabowo (lima kiri), Ketua DPP PDIP bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani (empat kanan) dan sejumlah pengurus DPP PDIP lainnya saat penutupan Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (10/8/2019). Agenda Kongres V PDI Perjuangan yang bertema Solid Bergerak untuk Indonesia Raya telah ditutup secara resmi pada hari ini. Megawati selaku ketua umum terpilih secara khusus menugaskan Prananda Prabowo sebagai Ketua Pusat Analisa dan dan Pengendali Situasi Partai untuk memastikan hasil kongres V PDIP dijalankan dengan baik. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kongres V PDI Perjuangan yang rangkaiannya baru berakhir, pada Minggu (11/8/2019) kemarin.

Hal ini merupakan wujud penegasan partai berlambang banteng itu bahwa Pancasila adalah final, melindungi seluruh rakyat Indonesia dengan seluruh ekspresi kebudayaannya.

Sikap politik PDI Perjuangan itu diambil di tengah menguatnya tren cara pandang ekstrem keagamaan hingga tindakan radikal berbasis sentimen SARA.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, berpolitik itu adalah soal kehidupan bersama dalam satu kekuatan kolektif, satu bangsa yang bertanah air satu, Indonesia.

Baca: Keluarga Besar TelkomGroup Distribusikan 1.186 Hewan Kurban

Baca: Nestapa TKI Alis Juariah, Dianggap Meninggal di Arab Ternyata Masih Hidup Dalam Kondisi Menyedihkan

Baca: Telkom Umumkan 125 Pemenang Undian IndiHome Miliarder Paket Semarak Kebahagiaan Tahap 1

Baca: Telkom Umumkan 125 Pemenang Undian IndiHome Miliarder Paket Semarak Kebahagiaan Tahap 1

"Maka kongres V PDI Perjuangan menekankan pentingnya Pancasila sebagai kekuatan jiwa bangsa yang dijabarkan dalam Tri Karsa," kata Hasto, Senin (12/8/2019).

Apa itu Tri Karsa? Yakni pertama, Pancasila sebagai pedoman kehidupan, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kedua, Pancasila sebagai pedoman perencanaan pembangunan di segala bidang kehidupan. Baik di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, maupun bidang lingkungan hidup dalam politik legislasi, politik anggaran, dan politik pengawasan.

Dan ketiga, Pancasila yang hidup dan menghidupi rakyat dalam 5 bidang prioritas yakni bidang sandang pangan papan, pendidikan, tenaga kerja dan jaminan sosial, infrastruktur dan lingkungan hidup, agama, kepercayaan, mental spiritual dan kebudayaan.

Maka itu pula, dalam kongres V, semangat berkebudayaan Indonesia diangkat secara khusus. Sebab, kata Hasto, kesejatian politik terletak pada wajah kebudayaan.

Halaman
12
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved