Ikut Dubai Expo, Jokowi: Jangan Pilih Tempat di Belakang dan Dekat Toilet, Malu

"Jangan sampai kita salah pilih lokasi, lokasi di belakang, malah dekat toilet, misalnya. Kalau seperti itu tidak usah ikut, malah malu,

Ikut Dubai Expo, Jokowi: Jangan Pilih Tempat di Belakang dan Dekat Toilet, Malu
Tribunnews/Irwan Rismawan
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). Ratas itu membahas rencana pemindahan Ibu Kota RI ke salah satu daerah di Kalimantan. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannya agar memilih tempat yang baik saat mengikuti acara Dubai Expo pada 2020. 

"Jangan sampai kita salah pilih lokasi, lokasi di belakang, malah dekat toilet, misalnya. Kalau seperti itu tidak usah ikut, malah malu," ujar Jokowi saat rapat terbatas persiapan Dubai Expo 2020 di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Menurut Jokowi, Dubai Expo adalah event ketiga terbesar setelah Piala Dunia dan Oliempiade, dimana ajang tersebut memamerkan penemuan teknologi serta inovasi industri yang diikuti kurang lebih 190 negara. 

Baca: Bea Cukai Siap Maksimalkan Pengawasan di Bandara Internasional Banyuwangi

"Kita harus memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya, baik dalam rangka urusan perdagangan, pariwisata, dan  urusan investasi internasional, khususnya pasar di Timur Tengah," kata Jokowi. 

Oleh sebab itu, Jokowi pun mengingatkan jajarannya untuk mempersiapkan keikutsertaan Indonesia secara matang dan detail. Baik terkait desain venue, lokasi dan lainnya untuk menggambarkan wajah Indonesia sebagai negara besar. 

"Kita ingin membangun sebuh trust, membangun sebuah kepercayaan, membangun sebuah image," ucap Jokowi.

 Sinergi Antar Kementerian

Dalam mengikuti Dubai Expo 2020, Jokowi menginginkan adanya sinergi antar semua kementerian terkait maupun swasta nasional. Sehingga, tidak ada lagi yang jalan sendiri-sendiri dan tidak menghasilkan apa-apa. 

Baca: Keseruan Iduladha 2019: Toleransi Hingga Nyate Bareng

"Saya hitung, misalnya di kementerian, anggaran pameran di 18 kementerian, semuanya memiliki anggaran pameran. Ini belum termasuk BUMN, anggarannya tersebar atau kalau dikumpulkan gede," papar Jokowi. 

Dengan anggaran yang disatukan, Jokowi menyakini tidak ada lagi perwakilan Indonesia pada pameran di luar negeri, hanya memiliki satu atau stand berukuran kecil dan diarea belakang. 

"Sekali lagi, ini tidak memperbaiki persepsi, memperbaiki kepercayaan, memperbaiki image (kalau stand kecil dan dibelakang), tapi justru wajah kita menjadi jatuh. Oleh sebab itu, persiapan Dubai Expo 2020, betul-betul harus matang, detail," pungkas Jokowi. 

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved