Jika Mau Gaet Banyak Wisatawan Asing, Dino Patti Djalal Sarankan Pemerintah Contek Metode Ini

Ia mengambil contoh bagaimana salah seorang temannya yang punya jasa travel agent di Denmark mempromosikan Indonesia.

Jika Mau Gaet Banyak Wisatawan Asing, Dino Patti Djalal Sarankan Pemerintah Contek Metode Ini
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Ketua Diaspora Indonesia, Dino Patti Djalal 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pengawas Indonesia Diaspora Network (IDN) Global, Dino Patti Djalal mengatakan pemerintah dan para komunitas diaspora Indonesia di berbagai negara bisa meniru metodologi promosi yang terbukti sukses menggaet wisatawan asing.

Ia mengambil contoh bagaimana salah seorang temannya yang punya jasa travel agent di Denmark mempromosikan Indonesia.

Kawannya, kata Dino membuat sesi briefing hanya dua jam yang diikuti 200 orang, khusus membicarakan tentang Indonesia. Sebanyak 200 orang itu nantinya bakal disebar ke penjuru Indonesia untuk mengeksplore mulai dari penginapan, akses jalan, hingga lokasi wisata.

Baca: PDIP Ingin Pimpinan MPR Dipilih Aklamasi

Dalam sesi briefing itu, ditekankan pula agar segala tempat dan tata cara mengakses lokasi yang dituju perlu di dokumentasikan.

"Jadi dia bilang, begitu mendarat, di foto ini hotelnya, kemudian dia naik ke gunung di Sumatera Barat, semua di video, di foto, dan lain-lain. Restoran di foto, budayanya, segala macem," ujar Dino dalam acara The 5th Congress of Indonesian Diaspora di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Kata Dino, metodologi tersebut sangat ampuh menggaet wisatawan asing karena mereka mendapat sokongan informasi mendetail terhadap lokasi wisata yang mau dituju.

Baca: Fakta Unik Plat Motor Harley Davidson Milik Soeharto, Sempat Dipinjam Putra Tommy Soeharto

Bahkan, tingkat kesuksesan dari cara tersebut mencapai angka 90 persen.

"Anda tahu persentase suksesnya? Itu 90 persen," ujarnya.

Atas hal itu, Dino menyarankan agar pihak terkait, termasuk pemerintah untuk melakukan metodologi yang sama.

Ia juga menambah usulan jika dimungkinkan, pemerintah bisa bekerja sama dengan salah satu travel agent untuk membuat aturan soal insentif.

Baca: Tercium Bau Amis dari Luar Rumah, Bapak dan Anak Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Serang

Maksudnya, jika perwakilan diaspora Indonesia di luar negeri bisa mengumpulkan setidaknya 25 orang, maka yang bersangkutan mendapat 1 tiket gratis berwisata ke tujuan serupa.

"Jadi saya ingin saran, lakukan hal yang sama. ambil foto, video, dan kalau bisa ada arrangement kalau bisa dapetin setiap 25 orang, 1 gratis (tiket). Mungkin bisa dipertimbangkan dengan travel agent di Indonesia," pungkas dia.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved