Anaknya Tewas Ditembak KKB Papua, Ibu Brigadir Heidar Minta Bripka AW Ikut Diperiksa Polri

Anaknya tewas ditangan KKB Papua setelah disandera selama 6 jam, Ibunda Brigadir Heidar curigai rekan anaknya yang berhasil selamat.

Anaknya Tewas Ditembak KKB Papua, Ibu Brigadir Heidar Minta Bripka AW Ikut Diperiksa Polri
Kolase gambar dokumentasi Kompas.com/Istimewa dan Kompas.com/SUDDIN SYAMSUDDIN
Ibunda Brigadir Heidar curigai rekan anaknya yang selamat. 

TRIBUNNEWS.COM - Rasa duka yang mendalam masih dirasakan oleh keluarga Brigadir Heidar, anggota Polri yang tewas usai disandera Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB di Papua.

Kendati anaknya gugur saat menjalankan tugas, pihak keluarga Brigadir Heidar mencurigai peristiwa penyergapan yang menewaskan anaknya ini.

Ibunda Brigadir Heidar, Nurhaeda bahkan ikut mencurigai rekan anaknya, Bripka AW yang pada saat kejadian sempat melarikan diri dan selamat dari pernyergapan.

Diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua baru saja menyekap dan membunuh salah satu anggota Polri, Brigadir Heidar.

Enam jam usai dikabarkan hilang disandera KKB Papua, anggota Polri, Brigadir Heidar ditemukan tewas tak jauh dari lokasi pernyergapan.

Nahas, anggota Polri yang disandera KKB Papua, Brigadir Heidar ditemukan tewas dalam keadaan tertembak di beberapa bagian vital.

Dikutip dari ANTARA News, dua anggota Polri sempat dihadang dan diserang pasukan KKB papua.

Adalah Bripka AW dan Briptu Haedar (pangkatnya saat itu) yang menjadi korban penyergapan dan penyerangan KKB Papua pada Senin (12/8/2019).

BACA SELANJUTNYA

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved