Jeritan Hati Putri TKW asal Cianjur: Pak Jokowi Tolong Ibu Saya, Pulangkan Dia dari Arab Saudi

Alis Juariah TKW Cianjur yang 21 tahun berada di Arab Saudi, menulis pesan kepada keluarganya ia sangat ingin pulang ke Cianjur, ke Kampung Muhara

Jeritan Hati Putri TKW asal Cianjur: Pak Jokowi Tolong Ibu Saya, Pulangkan Dia dari Arab Saudi
Tribun Jabar/Ferri AM
Selasa, 13 Agustus 2019 11:44 TKW Cianjur 21 Tahun Hilang di Arab, Kirim Surat Tangan Ditusuk Pisau Majikan: Tolong Sudah Tak Kuat Selpi Lusniawati (27) memegang foto ibunya Alis Juariah (46) yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Arab Saudi dan tidak ada kabar selama 21 tahun 

"Meski demikian, kami juga berusaha untuk bergerak secepat mungkin. Kami secepatnya menindaklanjuti informasi awal itu untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci," kata Heri kepada Tribun melalui pesawat telepon, Senin (12/8). "Kami akan berkirim surat ke Kemenlu dan BNP2TKI untuk menindaklanjuti hal ini."

Ketua DPC Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur, Ali Hildan, berharap instansi-instansi terkait, khususnya Disnankertrans Cianjur, BP3TKI Jabar, BNP2TKI, PWNI dan BHI Kemlu, serta KBRI Riyadh, secepatnya merespons pengurusan dan pelacakan Alis Juariyah.

Baca: Konser LANY Batal, Promotor Minta Maaf Lewat Pengeras Suara

Baca: Blackout yang Terjadi di Indonesia Jadi Sorotan Dunia - BERKAS KOMPAS

"Kami akan terus mendorong pihak instansi berkompeten agar Alis Juariah secepatnya dipulangkan ke Tanah Air dan hak-haknya dipenuhi," katanya.

Ali mengatakan, sudah mengontak KBRI dan Duta Besar. "Namun, sejauh ini belum ada jawaban," kata Ali.

Kirim Surat Disiksa Majikan

Pamit kerja ke Arab Saudi, 21 tahun lalu, Alis Juariah (46), pekerja migran Indonesia (PMI) (Tenaga Kerja Wanita Cianjur/TKW Cianjur) asal RT 01/10, Kampung Muhara, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tak tentu rimbanya.

Kabar terakhir tentang kondisi Alis Juariah TKW Cianjur, hanyalah surat yang dikirimkan PMI itu pada keluarganya, empat tahun silam.

"Dalam surat itu, ibu saya bilang, ia sering disiksa dan, disekap di wc. Ibu saya juga menulis, tangannya pernah ditusuk pisau oleh majikannya," ujar Selpi Lusniawati (27) pilu, putri satu-satunya Alis Juariah, saat ditemui di rumahnya di Kampung Muhara, Senin (12/8).

Saat Alis Juariah TKW Cianjur pergi tahun 1998, kata Selpi, ia masih berusia enam tahun.

Baca: Deputi Peningkatan Kreativitas Gelar Pelatihan Digital Marketing di Kampus STMIK Nusa Mandiri Depok

Baca: Jenderal Andika Buka Suara Soal Kasus Enzo dan Alasan Pertahankannya di Akmil

Baca: Kata Maruarar, Koperasi Tingkatkan Ekonomi Kader PDI Perjuangan Subang

Menurut keluarganya di Cianjur, ibunya berangkat melalui jasa tenaga kerja PT Avida Avia Duta yang ada di Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved