Bos PT Tjokro Bersaudara Divonis 15 Bulan Penjara Akibat Suap Direktur BUMN

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis kepada Direktur Utama PT Tjokro Bersaudara

Bos PT Tjokro Bersaudara Divonis 15 Bulan Penjara Akibat Suap Direktur BUMN
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Direktur Utama PT Tjokro Bersaudara, Kurniawan Eddy Tjokro alias Yudi Tjokro 

Pada 22 Maret 2019, uang Rp 20 juta diserahkan oleh Alexander Muskitta ke Wisnu Kuncoro di kedai kopi di daerah Bintaro. Beberapa saat kemudian terdakwa Alexander Muskitta dan Wisnu Kuncoro diamankan petugas KPK.

Selama proses persidangan, hakim menimbang bahwa selama persidangan majelis hakim tidak menemukan alasan-alasan pemaaf yang dapat menghapus kesalahan terdakwa, serta tidak ada alasan pembenar yang dapat menghapus sifat melawan hukum perbuatan terdakwa.

"Maka terdakwa harus dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana," kata hakim.

Adapun, hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang sedang gencar-gencarnya memberantas korupsi, tindak pidana korupsi merupakan kejahatan luar biasa atau extraordinary crime.

Sedangkan, hal yang meringankan, terdakwa berlaku sopan di persidangan, terdakwa mengakui kesalahannya dan berterus-terang, dan belum pernah dihukum.

Setelah mendengarkan pembacaan putusan itu, Eddy Tjokro mengaku menerima putusan tersebut. Dia tidak mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

"Terima," kata dia.

Sementara itu, JPU pada KPK mempertimbangkan akan mengajukan upaya hukum banding.

"Pikir-pikir," ungkapnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved