Setelah Rekonstruksi Kasus Suap Restitusi Pajak, KPK Umumkan Tersangka Sore Ini

Kata Febri, saat pengumuman tersangka yang digelar Kamis (15/8) sore, KPK akan menggandeng Inspektorat Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Setelah Rekonstruksi Kasus Suap Restitusi Pajak, KPK Umumkan Tersangka Sore Ini
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Ketua KPK Agus Rahardjo bersama Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah saat konferensi pers di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, pada Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan pihaknya bakal mengumumkan tersangka kasus suap restitusi pajak sebuah perusahaan di Jakarta.

Kata Febri, saat pengumuman tersangka yang digelar Kamis (15/8) sore, KPK akan menggandeng Inspektorat Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Konferensi pers pukul 17.00. Karena dalam penanganan perkara ini terdapat kerja sama dengan bidang investigasi di Inspektorat Kementerian Keuangan," kata Febri kepada pewarta, Kamis (15/8/2019).

Sebelumnya, dalam perkara ini, Tim Satgas Penindakan Koordinator Wilayah 3 KPK telah memfasilitasi penyidik Pidsus Kejaksaan Agung melaksanakan rekonstruksi perkara suap di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cengkareng Jakarta Barat yang beralamat di Jalan Lingkar Luar Barat 10-A Jakarta Barat, pada Selasa (13/8).

Baca: OSO Berharap Pidato Kenegaraan Jokowi soal Rencana 5 Tahun ke Depan

Saat itu, Febri menerangkan, rekonstruksi tersebut dilakukan terkait penyidikan perkara dugaan korupsi pegawai negeri yang menerima hadiah atau janji berkaitan dengan pengurusan permohonan restitusi pajak PT Cherng Tay Indonesia tahun 2016 yang penyidikannya sedang dilaksanakan oleh penyidik pada Jampidsus Kejaksaan Agung.

"Perkara korupsi tersebut merupakan hasil penyelidikan KPK dan inspektorat bidang investigasi Kementerian Keuangan yang kemudian dilimpahkan penanganannya kepada Jampidsus Kejaksaan Agung pada 29 September 2018 lalu," ujar Febri kepada pewarta, Selasa (13/8/2019).

Baca: Warga Tionghoa Bangka Gelar Ritual Chit Ngiat Pan, Bakar Patung Raksasa dan Berebut Makanan

Febri menjabarkan, kala itu rekontruksi perkara diikuti oleh penyidik Kejaksaan Agung, inspektorat bidang investigasi Kementerian Keuangan dan perwakilan dari KPP Pratama Cengkareng dengan fasilitasi Satgas Penindakan Unit Koordinasi Wilayah KPK.

"Ada beberapa adegan yang direkonstruksi, di antaranya adegan pihak swasta (PT Cherng Tay Indonesia) datang, masuk ke ruang kerja, menyerahkan uang, hingga diketahui oleh tim penyelidik KPK saat itu," jelas Febri.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved