Manuver Politik

PPP Setuju Gerindra Gabung Paket MPR tapi . . .

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak keberatan Partai Gerindra masuk dalam paket MPR bersama partai koalisi pendukung Jokowi.

PPP Setuju Gerindra Gabung Paket MPR tapi . . .
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Suasana cair dan penuh canda tawa terlihat dalam pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa pada Kamis (15/8/2019) sore. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak keberatan Partai Gerindra masuk dalam paket MPR bersama partai koalisi pendukung Jokowi.

Hal itu sampaikan Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani usai menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).

"PPP bagian dari itu, tidak keberatan Gerindra kalau kemudian ada dalam satu paket," ujar Arsul Sani.

Meski demikian, Arsul mengatakan, hal itu harus disepakati partai koalisi lain. Termasuk yang perlu dibahas adalah wacana PAN menambah pimpinan MPR menjadi 10 orang.

Baca: Paskibraka Asal Bali, Amanda Curhat Detik-detik Mencium Bendera Merah Putih di Upacara Pengukuhan

Baca: KPK Yakin Dirut Angkasa Pura II Tahu Proyek BHS Bermasalah

Baca: Pakar Transportasi: Ganjil Genap Hanya Solusi Sementara Atasi Masalah Lalu Lintas Jakarta

"Tetapi kan ini tidak diputuskan sendiri. Ini kan harus diputuskan secara bersama-sama," tambahnya.

Arsul menyebut, perlu mendengar secara rinci bagaimana PAN mewujudkan penambahan pimpinan MPR.

Ia menilai, opsi tersebut patut dipertimbangkan sebagai jalan tengah.

"Ya kami membuka opsi itu. Mendiskusikan itu dengan membuka opsi itu," jelasnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved