HUT Kemerdekaan RI

Rayakan Hari Kemerdekaan di Yogyakarta, PTPP Tanamkan Rasa Toleransi dan Cinta Tanah Air

Perayaan Hari Kemerdekaan dimulai dengan dilaksanakannya upacara kenaikan bendera di Kantor Proyek Yogyakarta Internasional Airport milik Perseroan di

Rayakan Hari Kemerdekaan di Yogyakarta, PTPP Tanamkan Rasa Toleransi dan Cinta Tanah Air
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
PT PP Ajak siswa melakukan Perayaan HUT Ke 74 RI di Yogyakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) salah satu perusahaan konstruksi dan investasi, melaksanakan acara perayaan 74 tahun Republik Indonesia merdeka di Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (17/8/2019).

Perayaan HUT ke 74 turut diikuti empat perusahaan lainnya seperti PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero), PT Bahana (Persero), PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), dan PT Primissima. 

Perayaan Hari Kemerdekaan dimulai dengan dilaksanakannya upacara kenaikan bendera di Kantor Proyek Yogyakarta Internasional Airport milik Perseroan di Kulonprogo, DIY. 

Kegiatan ini diikuti oleh 30 anak-anak Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dari Pekanbaru dan jajaran manajemen BUMN yang menjadi pelaksana kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri Tahun 2019 di Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Baca: Daftar 10 Perguruan Tinggi Negeri Terbaik versi Menristekdikti, Apakah Kampusmu Termasuk?

Selepas upacara kenaikan bendera, acara selanjutnya adalah perlombaan yang sarat nuansa nasionalisme dan Pancasila seperti lomba bakiak, balap karung, tarik tambang, makan kerupuk dan mengambil koin dalam semangka. 

Perseroan bersama BUMN lainnya juga menyerahkan bantuan kepada 10 (sepuluh) pejuang veteran di Kantor Proyek Yogyakarta International Airport Kulonprogo. 

Baca: Golkar DKI Kibarkan Merah Putih di Puncak Sindoro dan Cikuray

Keesokan harinya, masih dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-74 di Daerah Istimewa Yogyakarta, Perseroan bersama 4 BUMN lainnya menggelar kegiatan Jalan Sehat 5KM yang dipusatkan di area Candi Prambana.

Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN), yakni program pertukaran pelajar antar provinsi yang telah berlangsung sejak tahun 2017, untuk menanamkan kepedulian, rasa bangga dan cinta Tanah Air melalui proses pertukaran informasi dan kebudayaan. 

"Kita ingin semua lapisan masyarakat terutama anak-anak sekolah melihat Indonesia yang sarat budaya, kaya akan suku dan adat istiadat, sehingga timbul rasa toleransi antar sesama dan cinta Tanah Air," kata Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPP Agus Purbianto.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved