Kurun Satu Minggu, Tiga Insiden Penyerangan Dialami Anggota Polisi, Penyerangan KKB Hingga Mapolsek

Tiga kasus penyerangan dialami anggota polisi dari tanggal 12-17 Agustus 2019, mulai gugurnya briptu Hedar, Polisi terbakar dan penyerangan polsek.

Kurun Satu Minggu, Tiga Insiden Penyerangan Dialami Anggota Polisi, Penyerangan KKB Hingga Mapolsek
Istimewa
Briptu Hedar Anggota Brimob yang gugur di Papua 

Atas kejadian tersebut, Aiptu Agus sempat memperoleh penanganan medis di ruang ICU RS Vincentius a Paulo alias RKZ.

Diberitakan Surya.co.id, sekitar pukul 20.00 WIB, Iptu Agus akhirnya dipindah ke RS Bhayangkara untuk dilakukan penanganan intensif untuk mengobati luka seirus pada bagian kepala.

Setibanya Di RS Bahayangkara Tim Medis melakukan operasi terhadap Agus yang memakan waktu lima jam lamanya di ruang ICU RS Bhayangkara.

"Ada luka di kepala yang harus diselamatkan dengan operasi cepat dan selesai 01.00 WIB,"

"Yang bersangkutan sekarang sudah keluar dari ruang ICU artinya ini sudah clear dan sudah bisa berinteraksi kembali," ucap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Baca: Fakta Baru Penyerangan Polsek Wonokromo, Pelaku Belajar Aksi Terorisme dari Konten Media Sosial

Berdasarkan sebuah video CCTV pihak kepolisian Polda Jatim berhasil menggali kronologi kejadian.

Sebelum melakukan penyerangan kepada anggota polisi yang bertugas, pelaku terlebih dahulu berpura-pura membuat laporan.

"Di situ lengkap semua kita bisa tahu cara pelaju menyerang Aiptu Agus," ucap Kombes Pol Frans Barung Mangera di Balai Wartawan Gedung Humas Mapolda Jatim, Minggu (18/8/2019).

Awalnya IM duduk membelakangi CCTV dan menghadap meja utama Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Sementara itu petugas kepolisian, Aiptu Agus Sumarsono duduk yang berada disebarang meja untuk melayani IM yang sebelumnya mengaku datang untuk membuat laporan.

Keduanya terlibat sebuah percakapan, sebelum akhirnya IM mulai menyerang Aiptu Agus yang duduk didepannya menggunakan parang yang sebelumnya disimpan didalam tasnya.

Baca: Sebelum Jadi Korban Penyerangan di Mapolres Wonokromo, Aiptu Agus Video Call Anak dan Lihat Cucu

Sementara itu, sesaat setelah melakukan aksi penyerangan, anggota yang bertugas di Mapolsek Wonokromo langsung berhasil menangkap IM.

Aiptu Agus yang mendapat penyerangan tiba-tiba langsung berteriak meminta tolong kepada anggota lainnya.

Anggota lainnya langsung sigap datang menolong dan berhasil melumpuhkan IM.

Dari penangkapan tersebut, polisi menemukan beberapa barang bukti yang berada di dalam tas berupa senjata tajam, celurit, ketapel, air softgun dan lambang organisasi tertentu.

"Sajam, celurit, ada ketapel, ada anak ketapel, air soft gun, ada lambang tertentu," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Polsek Wonokromo, Sabtu (18/7/2019) 

Rekaman CCTV detik-detik penyerangan Polsek Wonokromo Surabaya, Sabtu (17/8/2019).
Rekaman CCTV detik-detik penyerangan Polsek Wonokromo Surabaya, Sabtu (17/8/2019). (bidik layar KompasTV)

(Tribunnews.com/tio/Kompas.com/Surya.co.id)

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved