Menelusuri Jejak Intelijen Indonesia di Museum Sandi Yogyakarta

Namanya Museum Sandi. Di museum ini lah sejarah dunia intelejen Indonesia bisa dipelajari.

Menelusuri Jejak Intelijen Indonesia di Museum Sandi Yogyakarta
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Museum Sandi 

Di atas pintu masuk ruangan ini terdapat tulisan " dapat dipercaya".

Asnan menjelaskan, bahwa sengaja tulisan tersebut disematkan di ruang sandi klasik lantaran ingin memberikan pesan tersirat bahwa seorang sandiman,sebutan untuk mereka yang berprofesi sebagai pembawa sandi, haruslah dapat dipercaya semua informasi dan dirinya sendiri.

"Dapat dipercaya adalah etos sandi. Termasuk keberadaan museum ini adalah bagian dari dunia sandi itu ada, ini bagian yang bisa diakses publik dan dapat dipercaya di satu sisi memang ada hal hal yang tak boleh diakses oleh khalayak," terang Asnan.

Masih di rumah ini, ditampilkan beberapa koleksi sandi kuno bangsa dunia, di antaranya ada tablet bangsa Summerians.

Tablet ini terbuat dari terakota atau gerabah berbentuk persegi.

Di tablet ini terdapat kode kode rahasia sebagai sebuah sandi.

Selanjutnya ada sandi berupa tatto di tubuh manusia.

Sandi ini tercatat pernah digunakan pada abad VI SM oleh bangsa Persia.

Sejarah mencatat, sandi ditulis menggunakan tatto di bagian kepala kurir sandi.

Kemudian setelah sandi sampai pada penerima sandi, si kurir dihilangkan nyawanya karena dianggap tugasnya telah selesai.

Halaman
123
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved