Polisi Tangkap Penipu Jual-Beli Mobil Mewah yang Gunakan Obat Perangsang untuk Lumpuhkan Korban

Jajaran Polda Metro Jaya menangkap dua orang tersangka penipuan yang berpura-pura membeli mobil mewah.

Polisi Tangkap Penipu Jual-Beli Mobil Mewah yang Gunakan Obat Perangsang untuk Lumpuhkan Korban
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap dua orang tersangka penipuan yang berpura-pura membeli mobil mewah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan dalam aksinya tersangka menggunakan obat perangsang untuk melumpuhkan korban.

Aksi pencurian itu berlangsung pada 28 Juli 2019 lalu. Ada dua tersangka yang diamankan polisi yakni tersangka JA alias Jafar (45) dan CH alias Cecep (50).

"Ada tersangka namanya Jafar dan Cecep, dia mengontrak di apartemen di Jakarta Pusat tapi dia sering pindah-pindah dan ia cuma menyewa satu hari untuk transaksinya aja. Nah kenapa ada di apartemen, itu biar pembeli percaya kalau tersangka tinggal di apartemen," kata ujar Argo saat dikonfirmasi, Minggu (18/8/2019).

Kedua tersangka baru pertama kali beraksi dengan modus mencari korban yang hendak menjual mobil mewah yang dicari melalui internet.

Setelah mendapatkan korban, tersangka Cecep menghubungi korban dan menyebut ingin membeli mobil korban.

Korban diminta untuk bertemu dengan tersangka di kamar apartemen yang disewa per hari oleh kedua tersangka.

"Karena korban senang mobil, deal harga Rp 1,3 miliar, akhirnya korban menyuruh sopirnya ketemu Cecep," ungkap Argo.

Saat sopir korban bertemu pelaku, tersangka Jafar meminta izin untuk mengetes mobil tersebut.
Sedangkan tersangka Cecep memberikan minuman dengan dicampur obat perangsang dan korban tertidur.

Baca: Sepatu Bekas untuk Abel dan Percakapan Jokowi dengan Pengerek Bendera yang Gugup

"Saat ketemu kan berbicara oke senang dengan mobil dan mau coba mobilnya. Pada saat sopir sendiri ada di lantai 2 di apartemen ini dia diberi minum oleh Cecep, dikasih obat perangsang," tutur Argo.

Saat korban tertidur, Cecep mengambil surat-surat mobil itu dan pergi bersama Jafar meninggalkan korban.

Para tersangka kabur hingga ke daerah Bandung dan sempat menjual mobil BMW milik korban.

Kedua tersangka akhirnya ditangkap beberapa waktu lalu di tempat yang berbeda. Tersangka Jafar ditangkap di Bandung.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP dan Pasal 365 KUHP. Kedua tersangka terancam hukuman 9 tahun penjara.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved