Susi Pudjiastuti Jengkel Banyak Orang Selalu Bilang ''Tenggelamin, Tenggelamin''

Susi Pudjiastuti jengah tindakannya menenggelamkan kapal ilegal di perairan Indonesia dicibir banyak pihak.

Susi Pudjiastuti Jengkel Banyak Orang Selalu Bilang ''Tenggelamin, Tenggelamin''
Ilham Rian Pratama
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti jengah tindakannya menenggelamkan kapal ilegal di perairan Indonesia dicibir banyak pihak.

Kejengahan Susi disampaikan saat ia menjadi pembicara dalam perayaan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital 'Ignite The Nation 1000 Start up Digital Indonesia'.

Baca: Adu Ganteng Yamaha XSR155 dan Honda CB150R ExMotion, Suka yang Mana?

Baca: Mengenal Hariyo Poernomo, Sosok Perwira TNI AL yang Disalami Jokowi Saat Upacara HUT RI

"Apa yang dilakukan lewat penenggalaman itu it's so anything. Saya jengkel orang selalu bilang 'tenggelamin, tenggelamin, tenggelamin'," ucap Susi di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (18/8/2019).

Padahal, kata Susi, akibat dari penenggelaman kapal yang digencarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan, banyak kapal ilegal berangsur hilang dari lautan Indonesia.

Ia kemudian mengklaim, komoditas hasil laut Indonesia sudah jadi nomor 1 se-Asia Tenggara. Semuanya berkat Susi banyak menenggelamkan kapal ilegal.

"Sudah nomor 1 di Asia Tenggara sejak 2015," jelas Susi.

Gelaran 'Ignite The Nation 1000 Start up Digital Indonesia' merupakan acara pertemuan dengan ribuan perusahaan startup atau rintisan.

Pertemuan ini digelar sebagai upaya pemerintah untuk mendorong tumbuhnya industri startup yang kini tengah booming di kalangan anak muda milenial.

Di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Susi menyebut penggunaan teknologi berbasis digital sudah diterapkan. Salah satunya melalui pemantauan pergerakan kapal di perairan Indonesia lewat layar besar di kantornya.

"Hanya digital yang memungkinkan, di kantor ada layar untuk memantau pergerakan kapal," kata Susi.

Dalam acara ini, para pendiri dan pegiat ekosistem startup bakal mendapat mentoring dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan sejumlah menteri seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong hingga Kepala Bekraf Triawan Munaf.

Selain mentoring dari menteri, adapula mentoring dari sejumlah perusahaan start up unicorn seperti CEO Bukapalak Achmad Zaky dan juga CEO Tokopedia William Tanuwijaya.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved