Rusuh di Papua

Jokowi: Yakinlah Pamerintah Akan Terus Jaga Kehormatan dan Kesejahteraan Pace Mace Papua

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah pusat akan menjaga kehormatan dan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat.

Jokowi: Yakinlah Pamerintah Akan Terus Jaga Kehormatan dan Kesejahteraan Pace Mace Papua
THE JAKARTA POST/SETO WARDHANA
Presiden Joko Widodo memakai pakaian adat dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun 2019 di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Upacara yang dipimpin oleh Presiden Jokowi tersebut dihadiri oleh perwakilan negara sahabat, tamu undangan, dan masyarakat umum. THE JAKARTA POST/SETO WARDHANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah pusat akan menjaga kehormatan dan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat.

"Yakinlah bahwa pemerintah akan terus menjaga kehormatan dan kesejahteraan pace-mace, mama-mama yang ada di Papua dan Papua Barat," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/9/2019).

Hal tersebut disampaikan Jokowi menyusul adanya kerusuhan di Manokwari dan Sorong, Papua Barat, yang disebabkan aksi protes massa atas dugaan persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur.

Baca: Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla Jadi Saksi Pernikahan Anak Bambang Soesatyo

Baca: Sama-sama Bantah Pengusiran Mahasiswa Papua, Begini Pernyataan Wali Kota Surabaya dan Malang

Baca: Bukan Kompetitor, Gramedia Gaet Shopee Untuk Jangkau Customer di Daerah

Baca: Spesialis Curanmor di Bangkalan Merintih Seusai Diterjang 2 Peluru, Gara-gara Melawan saat Ditangkap

Jokowi mengimbau, masyarakat Bumi Cendrawasih untuk mengedepankan sikap memaafkan dan sabar dalam menghadapi persoalan yang ada.

"Saudara-saudaraku, pace, mace, mama-mama di Papua, di Papua Barat, saya tahu ada ketersinggungan. Oleh sebab itu sebagai saudara sebangsa dan setanah air yang paling baik adalah saling memaafkan, emosi itu boleh tapi memaafkan itu lebih baik, sabar juga lebih baik," tutur Jokowi.

Risma bantah isu pemulangan mahasiswa Papua

su pengusiran mahasiswa asal Papua di Surabaya dibantah langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Tidak benar ada pengusiran. Kalau itu terjadi, semestinya pejabat saya yang duluan, tapi pejabat saya masih bekerja. (kegiatan) semua mahasiswa dari Papua juga masih normal," ujar Risma mengutip laporan Kompas TV, Senin (19/8/2019).

Baca: Ribuan Massa Aksi Bubarkan Diri dengan Tertib, Situasi Keamanan Jayapura Berlangsung Kondusif

Tri Rismaharini menjelaskan, awalnya terdapat informasi terjadi penurunan bendera merah putih di asrama mahasiswa Papua

Halaman
1234
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved