TNI dan Angkatan Bersenjaja Singapura Latihan Bareng Counter Terrorisme

Latma CT CPX di bidang penanggulangan terorisme ini merupakan kelanjutan dari Latma TNI dan SAF pada 2017

TNI dan Angkatan Bersenjaja Singapura Latihan Bareng Counter Terrorisme
PUSPEN TNI
Paban VII/Sops TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo bersama Head of Singapore Armed Forces (SAF) Combined Ops Group (COG) Kolonel Koh Ee Wen membuka latihan bersama (Latma) Counter Terrorism Command Post Exercise (CT CPX) di Multinational Operations and Exercise Center, Changi Naval Base, Singapura, Selasa (20/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Paban VII/Sops TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo bersama Head of Singapore Armed Forces (SAF) Combined Ops Group (COG) Kolonel Koh Ee Wen membuka latihan bersama (Latma) Counter Terrorism Command Post Exercise (CT CPX) di Multinational Operations and Exercise Center, Changi Naval Base, Singapura, Selasa (20/8/2019).

Di kesempatan tersebut, Handoyo menyatakan, Latma CT CPX di bidang penanggulangan terorisme ini merupakan kelanjutan dari Latma TNI dan SAF pada 2017 dengan metode Table Top Exercise (TTX) dan pada tahun 2018 dengan metode Staf Exercise (STAFFEX).

Ia mengatakan, tujuan Latma CT CPX adalah untuk membangun komunikasi yang positif dan memperkuat pertukaran informasi serta kerja sama operasional antara TNI dan SAF di bidang penanggulangan terorisme.

Menurutnya, tujuan tersebut dapat dicapai melalui latihan pos komando dalam rangka perencanaan serta koordinasi operasi keamanan laut terhadap ancaman-ancaman non-tradisional di wilayah perbatasan kedua negara. 

Baca: Alisa Wahid Kecewa, Cak Imin Sampai Saat Ini Tak Pernah Minta Maaf ke Keluarga Gus Dur

“Seluruh peserta latihan diharapkan mampu untuk mengikuti rangkaian latihan ini dengan baik guna mencapai tujuan yang telah disepakati bersama,” kata Handoyo sebagaimana disampaikan Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Selasa (20/9/2019).

Baca: Gubernur Lukas Enembe: Kenapa Tak Terjunkan Banser untuk Bela Mahasiswa Papua yang Dipersekusi

Menurut Handoyo, merujuk kepada situasi pembangunan regional saat ini, TNI dan SAF memerlukan suatu mekanisme kerja sama yang solid serta pertukaran informasi terstruktur guna menghadapi ancaman serta tantangan di masa yang akan datang, dengan tetap saling menghormati regulasi dan doktrin yang dimiliki masing-masing Negara.

Baca: Inilah Benny Wenda, Sosok yang Disebut Tokoh di Balik Rusuh Papua dan Kini Bermukim di Inggris

Sementara itu, Head of SAF COG Kolonel Koh Ee Wen mengatakan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pasukan keamanan di wilayah ini adalah ancaman terorisme dan tidak ada negara yang bisa menangani ancaman ini sendirian.

"Penting bagi kedua Angkatan Bersenjata untuk bekerja sama secara erat yang diwujudkan dengan saling berkoordinasi guna berbagi informasi melalui interaksi dan keterlibatan secara langsung," kata Wen.

 Peserta Latma CT CPX diikuti oleh 13 personel TNI dibawah pimpinan Paban VII/Sops TNI Kolonel Inf Ahmad Budi Handoyo selaku Direktur Latihan dan 13 personel SAF yang dipimpin oleh Head of SAF Combined Ops Group (COG) Kolonel Koh Ee Wen.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved