Kabinet Jokowi

Jokowi Harusnya 'Hadiahi' Mobil Dinas Baru Ke Menteri Yang Berprestasi di 100 Hari Pertama

Presiden Jokowi harus menilai terlebih dahulu kinerja 100 hari para menterinya sebelum 'menghadiahi' mobil dinas baru.

Jokowi Harusnya 'Hadiahi' Mobil Dinas Baru Ke Menteri Yang Berprestasi di 100 Hari Pertama
ist
Hendri Satrio 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menyarankan mobil dinas baru para Menteri pada pemerintahan kedua Joko Widodo (Jokowi) tidak langsung diberikan setelah dilantik nantinya.

Presiden Jokowi harus menilai terlebih dahulu kinerja 100 hari para menterinya sebelum 'menghadiahi' mobil dinas baru.

Hal itu layaknya Presiden Jokowi lakukan selama ini ketiak berkunjung ke daerah dan membagikan sepeda kepada warga yang bisa menjawab pertanyaannya.

"Saran saya tidak langsung diberikan. Tapi dilihat dulu kinerja 100 harinya," ujar pendiri lembaga analisis politik KedaiKOPI ini kepada Tribunnews.com, Kamis (22/8/2019).

Baca: Legislator Gerindra Merasa Dilangkahi Pemerintah yang Putuskan Ibu Kota Baru di Kaltim

Apalagi mengingat tingginya anggaran yang disiapkan untuk pengadaan mobil dinas tersebut yakni sebesar Rp 152 miliar.

"Kalau berprestasi Menterinya di 100 hari pertama, maka layak mendapat mobil dinas yang baru," usulnya.

Hal ini juga menurut dia, untuk menjaga citra Jokowi selama ini yang dipandang sebagai Presiden yang sederhana namun giat berkerja.

Baca: Reaksi Prada DP Ketika Mendengar Dirinya Dituntut Penjara Seumur Hidup

Namun ia kembalikan kepada Jokowi bagiamana menyikapi polemik pengadaan Mobil dinas baru bagi para Menteri.

"Sekarang dikembalikan kepada Pak Jokowi. Citra pemimpin yang sederhana itu kan kuat sekali dalam diri pak Jokowi. Maka kita kembalikan kepada Pak Jokowi, apakah ia tipikal pemimpin yang seperti ini atau tidak. karena selama ini Pak Jokowi memberikan fasilitas berdasarkan kinerja," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota Kabinet Jokowi-Maruf Amin akan mendapatkan mobil dinas baru. Anggaran untuk pengadaan mobil ini lebih dari Rp 147 miliar.

Baca: Ratna Sari Dewi Cium Aroma Soekarno Pada Haul Sang Proklamator, Rachmawati Ungkap yang Terjadi

Mengutip laman resmi Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pemerintah telah melakukan Pengadaan Kendaraan Menteri Negara/Pejabat Setingkat Menteri. Pengadaan ini dimulai pada 19 Maret 2019 dan kini lelang tender tersebut sudah selesai.

Lelang tender ini dimenangi PT Astra International Tbk-Tso dengan harga Rp 147.229.317.000.

Masih merujuk pada laman LPSE, saat ini semua tahapan lelang tender sudah terlewati oleh PT Astra, dari Pembuktian Kualifikasi hingga Penandatanganan Kontrak.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved