Mata Najwa Bahas Isu Separatisme Papua, Ketua Komnas HAM Singgung SBY hingga Gus Dur Tangani Aceh

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufik Damanik menanggapi isu separatisme dari Papua saat menjadi bintang tamu di acara Mata Najwa, Rabu (21/8/2019).

Mata Najwa Bahas Isu Separatisme Papua, Ketua Komnas HAM Singgung SBY hingga Gus Dur Tangani Aceh
Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik sedang memberikan keterangan di Kantor Amnesty Internasional Indonesia, Jakarta, Senin (15/04/2019). Acara tersebut merupakan peluncuran sekaligus penyerahan laporan 9 Point Agenda Prioritas HAM untuk pemerintahan dan parlemen terpilih yang bertarung di pemilu antara Tim Kampanye Nasional Jokowi Amin dan Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi pada 17 April 2019 mendatang. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Komnas HAM Ahmad Taufik Damanik menanggapi isu separatisme dari Papua.

Isu separatis sering santer terdengar jika ada masalah yang terjadi di Papua.

Sebagaimana diketahui, baru saja terjadi kerusuhan cukup besar di sejumlah daerah di Papua menyusul insiden Mahasiswa Papua dengan sejumlah warga Surabaya dan Malang.

Menanggapi isu separatis, Ahmad Taufik kembali menyinggung masalah Aceh pada beberapa tahun yang lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Ahmad Taufik Damanik saat menjadi bintang tamu di acara Mata Najwa, Rabu (21/8/2019).

Ahmad Taufik menilai gerakan separatisme pada Aceh dahulu jauh lebih besar.

"Tapi sebetulnya kita punya pengalaman yang luar biasa, yaitu menyelesaikan isu yang kurang lebih sama. Bahkan persenjataan jauh lebih besar dan sistematik, terstruktur yakni Aceh Merdeka," ungkap Ahmad Taufik dikutip TribunWow.com dari channel Youtube Najwa Shihab, Kamis (22/8/2019).

Lantas Ahmad Taufik membandingkan separatisme yang pernah tejadi di Aceh serta isu separatisme di Papua.

Menurutnya, banyak kesamaan antara Papua dan Aceh

"Meskipun 100 tidak persen sama, ada beberapa hal yang sama," ungkapnya.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved