Rusuh di Papua

Sandiaga Uno: Papua Dibanjiri Infrastruktur Tapi Belum Bisa Hadirkan Kemerdekaan Ekonomi

Menurutnya kondisi terkini di Papua membuktikan proyek infrastruktur belum mampu menghadirkan kemerdekaan ekonomi bagi warga bumi Cendrawasih.

Sandiaga Uno: Papua Dibanjiri Infrastruktur Tapi Belum Bisa Hadirkan Kemerdekaan Ekonomi
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Mantan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno dalam diskusi yang digelar PAN di Gedung Joeang, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengusaha sekaligus mantan cawapres 2019, Sandiaga Uno mengatakan proyek pembangunan infrastruktur yang digalakkan di Papua belum mampu menghadirkan permasalahan sebenarnya di sana yaitu masalah ekonomi.

Menurutnya kondisi terkini di Papua membuktikan proyek infrastruktur belum mampu menghadirkan kemerdekaan ekonomi bagi warga bumi Cendrawasih.

“Saudara kita di Papua dibanjiri infrastruktur dan banyak proyek investasi tapi belum mampu menyelesaikan persoalan hakiki yakni kemerdekaan ekonomi,” ungkap Sandiaga dalam agenda diskusi “Selamatkan Indonesia dari Kebangkrutan” yang digelar PAN di Gedung Joeang 45, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Baca: Aura Kasih Geram Merasa Dilecehkan Sebagai Pejuang ASI, Yan Widjaya Minta Maaf 2 Kali

Oleh karena itu Sandiaga mengapresiasi perubahan pandangan pemerintah untuk fokus pada pembangunan infrastruktur menjadi pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya pekerjaan rumah utama pemerintahan periode lima tahun mendatang adalah membangun Papua yang sebenarnya kondisi perekonomiannya semakin mengkhawatirkan.

“Pembangunan infrastruktur belum mampu membuat masyarakat Papua menikmati ekonomi yang membaik. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan sekitar 60 ribu warga Papua jatuh dalam jurang kemiskinan sejak tahun 2014.”

Baca: Kecurigaan Jokowi Terhadap Penumpang Gelap Saat Kerusuhan Papua, Siapakah yang Dimaksud?

“Apalagi ternyata jumlah penduduk miskin di Papua delapan kali lipat daripada jumlah penduduk miskin di Jakarta,” pungkasnya.

Baca: Kaki Bayi 2 Tahun Melepuh Setelah Disiksa oleh Nenek Tirinya

Ia menilai kunci dari semua permasalahan di Papua adalah menghadirkan kemerdekaan ekonomi bagi warga asli Papua termasuk menghadirkan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan sebagainya yang lebih baik di sana.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved