Seleksi Pimpinan KPK

20 Orang Lolos Seleksi Capim KPK: Langkah Laode M Syarif Terhenti

Kali ini langkah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif harus terhenti untuk melanjutkan proses seleksi sebagai calon pimpinan (capim) KPK periode 2019-2023.

20 Orang Lolos Seleksi Capim KPK: Langkah Laode M Syarif Terhenti
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Laode Muhammad Syarif di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan 20 nama yang lolos dalam proses seleksi profile assessment atau penilaian profil.

Petahana Pimpinan KPK kembali gugur, setelah Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan yang tak lolos tes psikologi.

Kali ini langkah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif harus terhenti untuk melanjutkan proses seleksi sebagai calon pimpinan (capim) KPK periode 2019-2023.

Tersisa petahana pimpinan KPK yang masih bertahan adalah Alexander Marwata.

Baca: Kesedihan Kobik Saat Istrinya Meninggal Sehari Setelah Melahirkan Bayi Seberat 4,7 Kg

"Nantinya setelah dinyatakan lolos, peserta wajib mengikuti tes kesehatan pada 26 Agustus 2019, wawancara dan uji publik 27-29 Agustus 2019," ujar Ketua Panitia Seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 Yenti Ganarsih di lobi Kantor Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Sebelumnya 40 nama itu mengikuti seleksi Profile Assessment yang dilakukan pada 8-9 Agustus 2019, di Lemhanas RI Jakarta.

"Dari 40 orang peserta yang hadir mengikuti profile assesment calon pimpinan KPK masa jabatan 2019-2023, yang dinyatakan lulus profile assesment sebanyak 20 orang," kata Yenti.

Dari 20 nama tersebut, sebanyak 4 nama diantaranya merupakan anggota Polri. Mereka yaitu, Antam Novambar, Bambang Sri Herwanto, Firli Bahuri, dan Sri Handayani.

Baca: Kisah Pilu Bayi Kembar Siam Fadli dan Fadlan, Rumah Jauh dari Kota hingga Keterbatasan Ekonomi

Sementara itu, profesi lainnya, yaitu hakim 1 orang, jaksa 3 orang, pensiunan jaksa 1 orang, unsur KPK 2 orang, dosen 3 orang, advokat 1 orang, auditor 1orang, Pegawai Negeri Sipil (PNS) 2 orang, dan lain-lain 2 orang.

Nantinya, peserta seleksi yang dinyatakan lulus profile assessment, wajib mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu

a. Tes Kesehatan, pada hari Senin 26 Agustus 2019 mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di RSPAD Gatot Subroto.

b. Wawancara dan Uji Publik pada 27-29 Agustus 2019, bertempat di Ruang Serba Guna, Gedung III Lantai I, Kementerian Sekretariat Negara.

Baca: Kebakaran Hebat Landa Hutan Hujan Amazon, Peta Ini Tunjukkan Parahnya Sebaran Titik Api

Berikut daftar lengkap 20 nama pendaftar sampai saat ini:

1. Alexander Marwata, S.H., M.H. Komisioner KPK
2. Antam Novambar, Drs. Anggota POLRI 3. Bambang Sri Herwanto, Drs., Anggota POLRI M.H.
4. Cahyo R.E. Wibowo, S.E., Ak., Karyawan BUMN MM.,
5. Firli Bahuri, Anggota Polri
6. I NYoman Wara, Auditor BPK
7. Jimmy Muhamad Rifai Gani Penasehat Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi
8. Johanis Tanak, Jaksa
9. Lili Pintauli Siregar, S.H., M.H. Advokat 10. Luthfi Jayadi Kurniawan, Dosen
11. M. Jasman Panjaitan, Pensiunan Jaksa
12. Nawawi Pomolango, S.H. Hakim 13. Neneng Euis Fatimah, Dosen
14. Nurul Ghufron, Dosen
15. Roby Arya B, PNS Sekretariat Kabinet
16. Sigit Danang Joyo, PNS Kementerian Keuangan
17. Sri Handayani, Anggota POLRI
18. Sugeng Purnomo, Jaksa 19. Sujanarko, Pegawai KPK
20. Supardi, Jaksa. (*)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved