Hari Ini dalam Sejarah: 23 Agustus 1998, Berdirinya Partai Amanat Nasional (PAN)

Partai Amanat Nasional (PAN) adalah partai berasaskan Pancasila dan bersifat terbuka, majemuk serta mandiri.

Hari Ini dalam Sejarah: 23 Agustus 1998, Berdirinya Partai Amanat Nasional (PAN)
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan saat Rakernas II dan Silatnas PAN di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Minggu (29/5/2016). Rakernas PAN membahas Pilkada Serentak 2017 serta membahas isu-isu kesejahteraan masyarakat seperti kejahatan seksual yang sedang menjadi sorotan publik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) adalah partai berasaskan Pancasila dan bersifat terbuka, majemuk serta mandiri.

PAN menjadikan agama dan etika berbangsa serta bernegara sebagai landasannya.

Sejarah berdirinya PAN tak lepas dari sosok Amien Rais.

Setelah berhasil menumbangkan Orde Baru, Amien Rais beserta 49 rekannya yang tergabung dalam Majelis Amanat Rakyat (MARA) mendirikikan partai politik baru.

Bersama dengan PPSK Yogyakarta, tokoh-tokoh Muhammdaiyah dan Kelompok Tebet, MARA kemudian mempelopori lahirnya Partai Amanat Nasional (PAN).

Partai Politik berasaskan Pancasila ini semula akan diberi nama Partai Amanat Bangsa namun akhirnya berubah menjadi Partai Amanat Nasional pada pertemuan yang berlangsung di Bogor, 5-6 Agustus 1998.

PAN didirikan oleh 50 tokoh nasional di antaranya Prof. Dr. H. Amien Rais, Faisal Basri MA, Ir. M. Hatta Rajasa, Goenawan Mohammad, Dr. Rizal Ramli, Abdillah Toha, Dr. Albert Hasibuan, Toety Heraty, Prof. Dr. Emil Salim, A. M. Fatwa, Zoemrotin, Alvin Lie Ling Piao dan lainnya.

Pendeklarasian partai dilakukan di Istora Senayan Jakarta pada 23 Agustus 1998 dengan dihadiri ribuan orang.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Penulis: Fathul Amanah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved