Pemindahan Ibu Kota Negara

Isu Pemindahan Ibu Kota Baru: Menteri Sofyan Djalil Sebut di Kaltim, Tapi Jokowi Membantahnya

Sayangnya, belum berganti hari, pernyataan Sofyan Djalil itu langsung dibantah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Isu Pemindahan Ibu Kota Baru: Menteri Sofyan Djalil Sebut di Kaltim, Tapi Jokowi Membantahnya
Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Isu pemindahan ibu kota dari Jakarta ke pulau Kalimantan terus bergulir.

Informasi terbaru, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil telah menyebut lokasi kota yang baru akan berada di Provinsi Kalimantan Timur.

"Iya, Kaltim benar," ujar Sofyan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Sayangnya, belum berganti hari, pernyataan Sofyan Djalil itu langsung dibantah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menegaskan, pemerintah belum menentukan provinsi yang akan menjadi ibu kota baru karena masih ada kajian yang belum komplet.

"Masih tunggu satu atau dua kajian," kata Jokowi di Istana Bogor.

Baca: Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur, Pemerintah Perlu Waspadai Spekulan Tanah

Baca: Gubernur Kaltim Diminta Tak Bocorkan Lokasi Spesifik Ibu Kota Baru untuk Hindari Broker Tanah

Lantas, apa kata sejumlah pihak termasuk Anies Baswedan dan Fadli Zon soal pemindahan ibu kota -yang bila jadi- akan ke Kaltim?

Berikut beberapa fakta baru soal pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur, dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber:

1. Pernyataan Sofyan Djalil

Menteri ART/Kepala BPN Sofyan Djalil
Menteri ART/Kepala BPN Sofyan Djalil (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)

Menteri ATR, Sofyan Djalil memang mengatakan, lokasi ibu kota negara yang baru berada di Kalimantan Timur.

Halaman
1234
Penulis: Sri Juliati
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved