Polri Beberkan Kronologi Baku Tembak dengan KKB di Wamena

Akibat baku tembak itu, ia mengatakan salah satu dari lima anggota KKB tewas ditempat.

Polri Beberkan Kronologi Baku Tembak dengan KKB di Wamena
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri mengkonfirmasi bahwa terjadi baku tembak antara personel gabungan TNI-Polri dengan satu kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Jumat (23/8).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan peristiwa ini bermula dari jajaran Polres Jaya Wijaya yang hari ini melakukan penyelidikan terhadap laporan warga bahwa terjadi letusan senjata api pada Kamis (22/8) kemarin.

"Di saat melakukan penyelidikan inilah, ditemukan kelompok masyarakat yang membawa senjata. Yang mereka ini diduga adalah kelompok kriminalitas bersenjata. Nah, setelah itu Pak Kapolres, Dandim dan juga Danyon melakukan pengejaran dan berhasil untuk mengepung kelima orang KKB ini. Dari himbauan itu, terjadi baku tembak," ujar Asep, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2019).

Baca: Nenek 93 Tahun Meninggal karena Sindrom Patah Hati, Terlalu Sedih setelah Dirampok

Akibat baku tembak itu, ia mengatakan salah satu dari lima anggota KKB tewas ditempat. Sementara keempat orang lainnya berusaha melarikan diri dari petugas dengan melakukan tembakan perlawanan.

Mantan Kapolres Bekasi Kota itu menyebut pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap empat anggota KKB tersebut. Ia juga belum bisa memastikan mereka masuk ke dalam KKB mana.

Baca: 7 Fakta Tewasnya 1 KKB di Wamena, Bermula dari Teriakan Warga hingga TNI-Polri Sempat Bernegosiasi

"Masih didalami. Karena dari satu ini kan meninggal dunia ya, empat masih dalam pengejaran. Dan dari pihak Polres Jaya Wijaya juga masih terus mencoba untuk menyelidiki ini KKB-nya dari kelompok yang mana," ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, dalam baku tembak ini satu anggota kepolisian dan satu anggota Satpol PP terluka akibat tertembak dan tengah dirawat.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved