Pemindahan Ibu Kota Negara

DPR RI Akan Tindak Lanjuti Surat Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota

DPR RI secara resmi membacakan surat kajian pemindahan ibu kota RI yang dikirimkan Presiden Joko Widodo.

DPR RI Akan Tindak Lanjuti Surat Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (27/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPR RI secara resmi membacakan surat kajian pemindahan ibu kota RI yang dikirimkan Presiden Joko Widodo.

Surat itu dibacakan dalam Rapat Paripurna ke IV masa persidangan 1 tahun 2019-2020, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (27/8/2019).

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, surat yang disampaikan Presiden Jokowi hanya sebatas menyampaikan kajian bukan usulan pengajuan RUU.

Sehingga, surat kajian itu akan diteruskan kepada komisi-komisi yang terkait di DPR.

"Tapi karena konsep perubahan ibu kota itu kompleks pasti seluruh anggota dan seluruh komisi dan alat kelengkapan akan dikirim dokumen itu," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (27/8/2019).

Baca: Tiga Wartawan Gadungan Peras Jaya Rp 50 Juta, Modusnya Ancam Sebarkan Foto Korban Bersama Wanita

Fahri pun menyebut, bahwa belum ada RUU yang akan dibahas soal surat pemindahan ibu kota. Sebab, dari surat yang dibacakan hanya berupa naskah akademik serta kajian dalam bentuk power point 157 halaman.

"Jadi bukan RUU jadi itu hanya kajian itu semacam pemberitahuan lah begitu yang seharusnya kalau menurut hemat saya jangan presiden yang dilibatkan harusnya menteri aja dulu bicara dengan mitranya," ucap Fahri.

Baca: Kekasih Blak-blakan Ungkap Keanehan di Kamar Dana yang Jasadnya dan Sang Ayah Terbakar di Sukabumi

Meski demikian, Fahri akan meneruskan surat itu kepada seluruh anggota dan alat kelengkapan di DPR. Sehingga, pembahasan RUU bisa berjalan.

"Karena itu kan kajiannya multidiemsional. Sekali lagi ini RUU ini kan banyak yang harus diubah itu akibat dari pemindahan ibu kota itu dan prosesnya panjang tidak terlalu mudah," jelasnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved