Pemindahan Ibu Kota Negara

Potensi Bencana di Ibu Kota Baru, BNPB Paparkan Keunggulan dan Kelemahan Kaltim

Potensi bencana di ibu kota baru, BNPB paparkan keunggulan dan kelemahan Kaltim.

KOMPAS.com Wisnu Widiantoro / Facebook Kementerian Sekretariat Negara RI
Potensi bencana di ibu kota baru, BNPB paparkan keunggulan dan kelemahan Kaltim. 

Potensi bencana di ibu kota baru, BNPB paparkan keunggulan dan kelemahan Kaltim.

TRIBUNNEWS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membeberkan potensi bencana di lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur.

Tak hanya itu, BNPB juga memaparkan keunggulan dan kelemahan provinsi yang berbatasan langsung dengan Selat Makassar ini.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan lokasi ibu kota negara baru pada konferensi pers di Istana Negara, Jakarta pada Senin (27/8/2019).

Jokowi mengungkapkan lokasi paling ideal untuk ibu kota baru adalah sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara.

Baca: Profil Ibu Kota Baru, Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur

Baca: Tentang Kutai Kartanegara, Bakal Ibu Kota Baru Indonesia, Perekonomian Didominasi Pertambangan

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia, Bambang Brojonegoro pun mengatakan pihaknya akan segera mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan dalam proses pemindahan ibu kota.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan pada akhir 2020 fase persiapan hingga final akan dimulai.

Presiden Jokowi umumkan ibu kota baru, di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019).
Presiden Jokowi umumkan ibu kota baru, di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019). (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Ia menambahkan, ibu kota pindah ke Kalimantan Timur paling lambat diharapkan terjadi pada 2024.

"2024 itu paling lambat dipindahkan secara bertahap," kata Bambang.

Mengenai lokasi ibu kota negara yang baru, BNPB sebelumnya telah memaparkan soal potensi bencana, kelemahan, serta keunggulan seluruh provinsi di Kalimantan, termasuk Kalimantan Timur, pada 12 Agustus 2019 lalu.

Halaman
1234
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved