Menkes Paham Alasan Menkeu Sri Mulyani Usul Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Lebih dari 100 Persen

Menkes mengatakan, defisit yang dialami BPJS Kesehatan saat ini berdampak pada pelayanan yang kurang maksimal kepada masyarakat.

Menkes Paham Alasan Menkeu Sri Mulyani Usul Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Lebih dari 100 Persen
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek bisa memahami alasan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengusulkan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang mencapai lebih dari 100 persen.

Usulan tersebut dilontarkan Sri Mulyani menyusul defisit neraca keuangan yang terus dialami BPJS Kesehatan.

Menkes mengatakan, defisit yang dialami BPJS Kesehatan saat ini berdampak pada pelayanan yang kurang maksimal kepada masyarakat.

Baca: Satu Anggota TNI AD yang Gugur Terkena Panah dan Sabetan Parang Dievakuasi ke Nabire

"Secara penjelasan Ibu Menkeu kita bisa mengerti dalam sistem keuangan tersebut, jadi kenapa Ibu Menkeu berpikir menaikkan ke 42 ribu (kelas mandiri III)," kata Menkes Nila di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

"Kami dari Kementerian Kesehatan, tentu sangat khawatir kalau BPJS defisit berarti pelayanan kesehatan kita (kurang), karena uang ke rumah sakit tidak bisa dibayarkan, ini pasti akan mengganggu manajemen bahkan mengganggu pelayanan rumah sakit yang akan terkena juga masyarakat lagi," sambung Menkes.

Baca: Istri Bakar Suami yang Sedang Istirahat di Ayunan Rumah Tetangga di Ogan Komering Ilir

Kendati demikian, Menkes mengatakan belum ada keputusan atas wacana untuk menyelematkan BPJS Kesehatan ini.

Ia menyebut, pihaknya akan mengadakan rapat kembali bersama Komisi IX DPR yang membidangi kesehatan masyarakat.

"Saya belum berani mendahului nanti tanggal 2 (September) kita akan RDP (Rapat Dengar Pendapat)lagi, nanti kita lihat," jelasnya.

Baca: Kecurigaan Tetangga Terhadap Gerak-gerik AK, Wanita yang Bakar Suami-Anaknya di Dalam Mobil

Lebih lanjut, Menkes Nila mengakui selama ini beban biaya yang ditanggung BPJS Kesehatan terletak pada biaya pengobatan masyarakat.

Untuk itu, Menkes Nila mengajak seluruh masyarakat untuk sadar akan hidup sehat.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved