Perbandingan Antrean Haji di Negara ASEAN: Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Indonesia?

Berikut adalah perbandingan antrean untuk berangkat haji di negara-negara ASEAN.

Perbandingan Antrean Haji di Negara ASEAN: Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Indonesia?
Husain Sanusi/Tribunnews.com
Coretan-coretan di atas bebatuan di puncak Jabal Nur. Jemaah Haji Indonesia diminta tidak meninggalkan coretan di beberapa situs bersejarah di Tanah Suci. 

TRIBUNNEWS.COM - Haji adalah rukun islam kelima dalam agama Islam.

Menunaikan ibadah haji hukumnya wajib bagi yang sudah mampu dan memenuhi syarat.

Namun ternyata, berangkat haji tidaklah semudah yang dibayangkan.

Untuk berangkat haji, perlu terlebih dahulu mendaftar dan harus mengantre bertahun-tahun.

Mengantre untuk haji ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di negara-negara ASEAN.

Dilansir oleh Tribunnews.com (29/8/2019), beberapa negara di ASEAN ternyata lebih lama antriannya dibandingkan dengan Indonesia.

Di Malaysia, untuk haji harus menunggu hingga 120 tahun, sedangkan untuk di Singapura harus mengantre hingga 34 tahun.

“Antrian berangkat haji Malaysia itu sampai 120 tahun.

Kalau di Singapura mencapai 34 tahun,” kata Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Djumali usai menghadiri pertemuan para Konsul Haji Negara ASEAN dan Sri Langka, di Jeddah, Rabu (28/08/2019) dikutip TribunnewsWiki dari Tribunnews.com (29/8/2019).

Untuk Indonesia sendiri, rata-rata antrian haji adalah sekitar 20 tahun.

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved