Breaking News:

Kecelakaan Maut di Tol Cipularang

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Ini Kata Penumpang Truk yang Diduga Jadi Pemicu Tabrakan

Seorang korban selamat dari kecelakaan beruntun di Tol Cipularang, mengaku bahwa truk muatan yang ditumpanginya mengalami rem blong.

TRIBUN JABAR/ERRY CHANDRA
Petugas mengevakuasi kendaraan dan korban kecelakaan beruntun maut di Tol Cipularang KM 92, Purwakarta, Jabar, Senin (2/9/2019). Sebanyak 20 mobil terlibat dalam kecelakaan beruntun yang menelan korban jiwa 9 orang tersebut. TRIBUN JABAR/ERRY CHANDRA 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang korban selamat dari kecelakaan beruntun di Tol Cipularang, mengaku bahwa truk muatan yang ditumpanginya mengalami rem blong.

Truk bermuatan tersebut diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan 20 kendaraan.

Dikutip TribunWow.com dari TribunnewsBogor.com, Senin (2/9/2019), korban selamat merupakan istri dari sopir truk muatan tersebut.

Saat diwawancarai, istri pengemudi truk mengaku tidak sadar, jika kendaraan yang ditumpanginya menyebabkan kecelakaan beberapa kendaraan lainnya.

"Menurut ibu yang saya wawancarai, ia sedang duduk di dump truk yang tiba-tiba mengerem sehingga mengakibatkan kecelakaan 10 kendaraan tadi," ujar jurnalis Kompas TV, Gus Muhammad yang menjelaskan hasil wawancaranya.

Dari wawancara itu diketahui saksi mengalami luka ringan, sementara sang suami mengalami luka cukup parah.

 UPDATE Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, dari 8 Korban Tewas 4 Orang Telah Terindentifikasi

"Ibu sendiri tidak sadar ada berapa kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu, namun dirinya sudah mengalami luka di bagian kaki dan tangan. Sementara, suaminya masih dirawat secara intensif di RS MH Thamrin di Purwakarta," tambahnya.

Dari kecelakaan tersebut juga teradapat 36 korban, yaitu delapan korban tewas, tiga korban luka berat, dan 25 korban luka ringan.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (2/9/2019), 20 kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun terdiri dari kendaraan pribadi, bus, hingga truk.

"Truk ada 7 unit, kendaraan pribadi 11 unit, dan 2 kendaraan bus," ujar Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi, Senin (2/9/2019).

BACA BERITA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved