Mahfud MD: Pendekatan Pancasila Bisa Digunakan Untuk Atasi Masalah Papua

Menangani permasalahan yang kini terjadi di Papua tentunya bisa dilakukan melalui pendekatan Pancasila sebagai dasar negara.

Mahfud MD: Pendekatan Pancasila Bisa Digunakan Untuk Atasi Masalah Papua
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Mahfud MD 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menangani permasalahan yang kini terjadi di Papua tentunya bisa dilakukan melalui pendekatan Pancasila sebagai dasar negara.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan bahwa negara bisa mengambil langkah tegas dalam mengamankan situasi di Papua melalui pendekatan Pancasila.

Karena Papua hingga saat ini masih menjadi bagian yang sah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tindakan tegas itu diperbolehkan tidak hanya menurut konstitusi namun juga hukum internasional.

"Kalau pendekatan Pancasila sebagai dasar negara, maka negara bisa bertindak tegas untuk mempertahankan dan mengamankan Papua sebagai bagian sah NKRI, baik menurut hukum internasional maupun konstitusi kita," ujar Mahfud, di kantor Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019).

Baca: Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Kualifikasi Piala Dunia 2022, Keamanan jadi Sorotan Utama

Baca: Nasib ke-3 Anjing Bima Aryo setelah Dibawa Sudin KPKP, Dipastikan Tak Bisa Kembali ke Rumah Lama

Baca: 4 Zodiak Paling Romantis dan Selalu Menunjukkan Cintanya, Taurus Paling Sensual!

Kendati demikian, menurutnya, Pancasila tidak hanya dipandang sebagai dasar negara.

Melainkan menjadi pedoman perilaku, hingga pemersatu bangsa pula.

"Tapi mari kita lihat juga Pancasila ini selain sebagai dasar hukum, (yakni) sebagai dasar perilaku, pandangan hidup, sebagai pemersatu, itu kan bukan (hanya) sebagai dasar negara," jelas Mahfud.

Oleh karena itu Mahfud menekankan bahwa pendekatan persuasif juga diperlukan untuk mengamankan situasi panas yang kini terjadi di Papua.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved