Kabinet Jokowi

Pengamat: Presiden Jokowi Harus Lakukan Fit and Proper Test Untuk Tentukan Menteri Baru

Hendri Satrio menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) untuk memilih menterinya.

Pengamat: Presiden Jokowi Harus Lakukan Fit and Proper Test Untuk Tentukan Menteri Baru
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Pengamat politik sekaligus pakar komunikasi politik Hendri Satrio di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) untuk memilih menterinya.

Fit and proper test itu bisa dilakukan Presiden Jokowi dengan bantuan Wakil Presiden terpilih Maruf Amin.

Namun, proses seleksi itu menurut dia, cukup dilakukan Presiden Jokowi secara tertutup.

Baca: Siapa Veronica Koman? Tersangka Kerusuhan Asrama Mahasiswa Papua yang Pernah Buat Mendagri Berang

"Fit and proper jelas harus dilakukan Presiden dengan bantuan Wapres bila diminta presiden, tapi cukup tertutup," ujar pendiri lembaga analisis politik dari KedaiKOPI ini kepada Tribunnews.com, Rabu (4/9/2019).

Hal ini untuk menghormati hak prerogratif Presiden dalam memilih kabinetnya.

"Sehingga Presiden tidak wajib membuka alasan pemilihan Menteri oleh dirinya," jelas Hendri Satrio.

Baca: ‎Jusuf Kalla Minta Menteri Sosial Carikan Tempat Layak untuk Pencari Suaka di Kalideres

Jokowi Diminta Pilih Menteri Baru Lewat Fit and Proper Test

Para pakar hukum tata negara merekomendasikan Presiden Joko Widodo melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap mereka yang akan duduk di kursi menteri pada kabinet pemerintahan periode 2019-2024.

Rekomendasi tersebut dipaparkan dalam konferensi pers Konferensi Nasional Hukum Tata Negara di Hotel JS Luwanda, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019), seperti dikutip dari Kompas.com.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved