Politikus PDIP Sebut Wacana Menghidupkan GBHN Sudah Disepakati MPR

Ahmad Basarah mengatakan, wacana menghidupkan kembali GBHN ke dalam sistem politik Indonesia telah disetuju partai politik yang ada di Parlemen.

Politikus PDIP Sebut Wacana Menghidupkan GBHN Sudah Disepakati MPR
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah usai diskusi bertajuk 'Mengupas Polemik Wacana Kemunculan Kembali GBHN' di Sofyan Hotel, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). 

‎‎Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah mengatakan, wacana menghidupkan kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN) ke dalam sistem politik Indonesia telah disetuju partai politik yang ada di Parlemen.

Menurut Basarah, gagasan menghidupkan kembali GBHN sudah disepakati anggota MPR periode 2009-2014.

Hal itu disampaikan Ahmad Basarah dalam diskusi bertajuk 'Mengupas Polemik Wacana Kemunculan Kembali GBHN' di Sofyan Hotel, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

Baca: Mahasiswa S2 ITB Gantung Diri di Kamar Kos, Ditemukan Surat Kontrol dari RS, Ada Keterangan Depresi

"Dapat saya katakan bahwa kesepakatan pentingnya menghadirkan kembali haluan negara dalam sistem perencanaan pembangunan nasional itu sudah disepakati lembaga MPR adalah MPR periode 2009-2014 sudah menyepakati pentingnya Negara Republik Indonesia ini Dalam hal perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional memiliki kendali apa yang namanya haluan negara. Dengan Keputusan MPR Nomor 4/MPR/2014," ucap Basarah

Bahkan, Basarah mengatakan, untuk menindaklanjuti putusan itu maka dibentuklah tim perumus yang juga melibatkan pratikisi, akademi dari berbagai kalangan kampus di Indonesia.

Baca: Dua Pemain Muda Lokal yang Dikabarkan Merapat ke Persib Sukses Bawa Timnya Juara Musim Lalu

Basarah menambahkan, pembentukan panitia tersebut diputuskan dalam sidang paripurna MPR pada 16 Agustus 2018.

Hal itu, kata Basarah, merupakan bentuk nyata adanya kesepakatan di MPR tentang perlunya GBHN.

"Dan ditegaskan lagi oleh Ketua MPR RI dalam sidang tahunan MPR tanggal 16 Agustus 2019," katanya.

Baca: Perusahaan Keluarga asal Indonesia Resmi Beli Saham Klub Merseyside Inggris

Di samping itu, lanjut Basarah, terdapat juga kesepakatan ihwal pentingnya GBHN dalam rapat konsultasi antara pimpinan lembaga negara tanggal 19 Januari 2019.

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved