Breaking News:

Rusuh di Papua

Polri Klaim Internet Sejumlah Kabupaten di Papua Sudah Dipulihkan Kembali

Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan hanya sebagian kecil lainnya yang memang masih harus dievaluasi secara komprehensif.

Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri mengklaim akses layanan data internet di sejumlah kabupaten di Papua sudah mulai dipulihkan kembali.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan hanya sebagian kecil lainnya yang memang masih harus dievaluasi secara komprehensif.

"Ada beberapa kabupaten yang sudah dipulihkan kembali. Kan ada 19 kabupaten, sebagian besar sudah mulai diaktifkan kembali. Hanya sedikit saja yang perlu dievaluasi," ujar Dedi, di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).

Menurutnya, semua pemulihan internet di Bumi Cendrawasih akan dinformasikan secara lengkap oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menuturkan pemulihan internet juga menunggu masukan dari aparat keamanan di lokasi yang benar-benar mengetahui kondisi langsung apakah sudah kondusif atau belum.

Baca: Bangkai Mobil Milik Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta Terbengkalai di Depan SMPN 71 Jakarta

"Akses internet dr Kemenkominfo akan menginformasikan. Tentunya masukan dari aparat keamanan terkait situasi kalau betul-betul sudah kita pastikan kondusif, sedapatnya untuk membuka kembali akses internet yang ada di Papua," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Menkopolhukam Wiranto mewakili pemerintah memohon maaf terkait pembatasan akses layanan data internet di Papua.

Menurutnya, internet akan kembali beroperasi normal pada Kamis (5/9), apabila situasi kondusif tetap terjaga hingga hari tersebut.

Baca: Penuh Tipu Daya, Pemotor Cuma Pakai Helm dari Pisang Bisa Lolos Razia Polisi

"Maka sesuai dengan UU yang ada kita mohon maaf masyarakat sebagian daerah kita lemotkan dulu. Kapan ini dicabut? Saya katakan kalau ada laporan di sana sudah kondusif sudah berkurang hasutan hoaks, detik itu juga kita akan cabut," ujar Wiranto, di Ruang Media Center Kemenkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019).

Ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan apabila memang pembatasan akses internet dapat dicabut.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, sudah terdapat penurunan signifikan terhadap jumlah hoaks atau hasutan. Namun demikian, hoaks itu masih ada.

"Hasutan sudah hampir nggak ada. Tone-nya sudah positif. Hoaksnya 10 persen, yang positif 90. Kondisi daerah kan sudah stabil," ucapnya.

Baca: Suap untuk Bowo Sidik Tidak Diketahui Komisaris PT HTK

Mantan Panglima TNI itu pun memastikan pihaknya akan mengamati kondisi di lokasi untuk dalam beberapa hari ke depan.

Nantinya, lanjut dia, apabila situasi kondusif ini berlangsung hingga Kamis (5/9) maka layanan data internet akan kembali dinormalkan.

"Tetapi dari informasi yang kita dapa, dari analisis keamanan. Kita masih butuh waktu sebentar aja. Jadi tanggal 5 (September) nanti kalau keadaan betul- betul kondusif kita buka kembali," tandasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved