Sempat Lupa, Dirut Petrokimia Akhirnya Akui Pernah Bertemu Bowo Sidik

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, mengaku pernah bertemu dengan mantan anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso.

Sempat Lupa, Dirut Petrokimia Akhirnya Akui Pernah Bertemu Bowo Sidik
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi Bowo Sidik Pangarso 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, mengaku pernah bertemu dengan mantan anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso. Menurut dia, pertemuan itu terjadi di sebuah restaurant pada 31 Oktober 2017.

Semula, Rahmad mengaku lupa pernah bertemu politisi dari Partai Golkar itu. Namun, dia akhirnya mengetahui adanya pertemuan itu setelah menerima informasi dari kesekretarian Semen Baturaja.

"Nama saya disebut-sebut ketemu di Penang Bistro 31 Oktober 2017. Saya awalnya lupa pertemuan itu, tetapi karena sudah berkembang maka saya mulai menanyakan kepada kesekretarian Semen Batuaja," kata dia, saat memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Baca: Jadi Korban Amukan, Elza Syarief Takut Nikita Mirzani Lakukan Hal Ini Kepadanya

Baca: Presiden Jokowi Akan Teken Perpres Kenaikan Iuran BPJS

Baca: Pemerintah Tegaskan Tak Minta Bantuan Negara Lain untuk Tangani Persoalan Papua

Dia menjelaskan, pada 31 Oktober 2017 itu posisi diirnya sebagai Direktur Utama Semen Baturaja. Dia menanyakan kepada kesekretarian Semen Baturaja mengenai agenda pada hari itu.

"Ada juga agenda rapat siang di Resto Penang Bistro dan kolega yang tercatat PT Danareksa Sekuritas. Saya mencoba menelepon ke teman kami yang menjabat di danarekasekuritas, Saibul Solihin, saya tanya apa benar kita makan siang? betul, yang mengudang siapa? danareksa sekuritas, disebut ada staf danareksa sekuritas, kami dan terdakwa," ungkapnya.

Rahmad Pribadi disebut-sebut sebagai inisiator dari perkara kasus dugaan gratifikasi anggota DPR fraksi Golkar, Bowo Sidik, mengenai kerjasama bidang pelayaran antara PT Humpuss Transportasi Kimia dengan PT Pilog.

Setelah mendengarkan keterangan dari Rahmad, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK menanyakan mengenai materi pertemuan tersebut.

"Apa yang dibicarakan?" tanya jaksa

Namun, Rahmad menjawab tidak ada yang spesifik dibacarakan di pertemuan pada saat itu.

Halaman
1234
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved