Kisah Jet TNI AU Pergoki F-18 Australia Langgar Wilayah Indonesia Tahun 1999, Duel Sengit Terjadi

Tak bisa disembunyikan dan tak dipungkiri, hubungan bilateral Indonesia-Australia sering naik turun.

Kisah Jet TNI AU Pergoki F-18 Australia Langgar Wilayah Indonesia Tahun 1999, Duel Sengit Terjadi
Puspen TNI/Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono
Empat pesawat tempur F-16 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) berhasil mengejar dan menghancurkan empat pesawat asing jenis Hawk yang memasuki wilayah udara yurisdiksi nasional Indonesia secara illegal dan tanpa izin di atas perairan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (4/5/2018). Kejadian tersebut diatas bagian dari skenario hari terakhir Latihan Hanud ?Perkasa A Tahun 2018? yang dilaksanakan oleh Kohanudnas di Lanud Raden Sadjad Ranai, Natuna. (PUSPEN TNI)

TRIBUNNEWS.COM - Tak bisa disembunyikan dan tak dipungkiri, hubungan bilateral Indonesia-Australia sering naik turun.

Yang paling heboh tentu skandal penyadapan yang dilakukan oleh Australia kepada sejumlah pejabat tinggi Indonesia yang berakibat sempat memanasnya hubungan antar kedua negara.

Namun jauh sebelum itu ada kejadian yang bisa bikin kedua negara bentrok jika tidak segera didinginkan.

Mengutip Angkasa dan Tribunnews, Kamis (5/9/2019) Usai lepasnya Timor-Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi Agustus 1999, Indonesia dan Australia sering terlibat ketegangan.

Maklum, hal ini lantaran Australia paling getol mendukung Timtim lepas dari NKRI.

Australia sampai mengirimkan pasukan paling banyak di tubuh INTERFET (Pasukan PBB untuk Timor-Timur) untuk mengawal jalannya referendum disana.

Tapi pengiriman pasukan Interfet cenderung membuat masalah menjadi runyam karena bisa saja pasukan PBB itu bergesekan dengan prajurit TNI yang juga stand by tempur di Timor Timur.

Kemudian hal itu terjadi akan tetapi gesekan bukan di darat melainkan di udara.

Saat itu tanggal 16 September 1999, Lanud El Tari Kupang sebagai pangkalan udara depan yang berbatasan dengan wilayah udara Timor-Timur melaksanakan kegiatan seperti biasa.

Baca Selengkapnya

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved