Seleksi Pimpinan KPK

Politikus PKS: Kalau Mau Lihat Wajah Presiden, Lihatlah 10 Calon Pimpinan KPK Itu

Nasir Djamil mengatakan 10 orang capim KPK merupakan wajah dari pemberantasan korupsi di era Presokowi.

Politikus PKS: Kalau Mau Lihat Wajah Presiden, Lihatlah 10 Calon Pimpinan KPK Itu
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami panitia seleksi (pansel) calon pimpinan (capim) KPK disaksikan Ketua Pansel Yenti Garnasih (kedua kanan) di Istana Merdeka Jakarta, Senin (2/9/2019). Kedatangan pansel yang dipimpin oleh Ketua Pansel Yenti Garnasih tersebut untuk menyerahkan 10 nama capim KPK kepada Presiden Joko Widodo. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Capim) KPK telah menyerahkan 10 nama Calon Pimpinan KPK kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan akan diteruskan ke DPR untuk mengikuti fit and proper test.

Menanggapi hal itu, Anggota DPR RI Fraksi PKS Nasir Djamil mengatakan 10 orang capim KPK merupakan wajah dari pemberantasan korupsi di era Presokowi.

"Sepuluh capim KPK ini sebenarnya wajah dari Presiden. Jadi kalau mau lihat wajahiden J Presiden, lihatlah sepuluh capim KPK itu," ujar Nasir saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil
Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil (dok. DPR RI)

Baca: Ada Keraguan dan Ketegasan, Ini Berbagai Tanggapan Soal 10 Nama Capim KPK

Lebih lanjut, Nasir mengaku mendapatkan informasi bahwa Presiden Jokowi sudah menelusuri sendiri 10 nama tersebut melalui intelijen, baik Polri, kejaksaan, BIN hingga Istana sendiri.

Penelusuran itu demi memverifikasi kualitas nama-nama capim tersebut.

Selain itu, verifikasi itu pun dilakukan demi membuktikan isu-isu miring yang beredar.

Antara lain, isu tentang adanya capim yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN) hingga dugaan capim yang bertemu dengan orang-orang yang terlibat kasus korupsi.

Untuk itu, ia meminta masyarakat mempercayai apa yang telah dilakukan Presiden Jokowi terkait 10 capim KPK tersebut.

Baca: Gubernur Lemhanas Bicara Ketahanan Nasional di Papua

Nasir yang juga menjabat sebagai anggota Komisi III DPR RI ini menambahkan, pihaknya akan memproses 10 nama tersebut melalui fit and proper test.

Saat ditanya apakah DPR RI akan meloloskan atau tidak meloloskan nama-nama capim KPK yang selama ini menjadi sorotan, Nasir tidak mau berandai-andai.

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved