PUPR Lakukan Penataan Tiga Kawasan Tepi Sungai di Pontianak

Jokowi mengatakan Penataan Kawasan Tepi Sungai Kapuas dikerjakan melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota

PUPR Lakukan Penataan Tiga Kawasan Tepi Sungai di Pontianak
IST
Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau penataan kawasan tepi air 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau penataan kawasan tepi air (waterfront city) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (5/9/2019).

Peninjauan dilakukan dengan menggunakan kapal patroli TNI Angkatan Laut (AL) Lemukutan untuk menyusuri Sungai Kapuas dari Mako Lantamal XII Pontianak hingga berlabuh di Alun-Alun Kapuas. 

Seusai peninjauan, Jokowi mengatakan Penataan Kawasan Tepi Sungai Kapuas dikerjakan melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota.

Menurutnya, penataan kawasan tepi sungai di Pontianak, merupakan salah satu dari empat prioritas kawasan tepi sungai/nelayan yang ditata oleh Kementerian PUPR waterfront seperti ini, yakni di Kampung Beting (Kota Pontianak), Kampung Sumber Jaya (Kota Bengkulu), dan Kampung Tegalsari (Kota Tegal), dan Kampung Tambak Lorok (Kota Semarang). 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, untuk penataan kawasan di Kampung Beting dan Permukiman Benua Melayu Laut (BML), Pontianak sudah rampung dengan penyelesaian pekerjaan minor hingga akhir tahun ini. 

Baca: Kementerian PUPR Bakal Bangun 4 Jenis Rest Area Baru di Pinggir Tol

"Kalau mau ada tambahan sedikit untuk melengkapi maka tahun depan akan selesai final," kata Menteri Basuki, sebagaimana dikutip dari keterangan Kementerian PUPR, Jumat (6/9/2019).

Basuki melanjutkan, penataan kawasan tepi sungai tidak hanya memperbaiki fisik infrastrukturnya, tapi juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungannya. 

Hal ini dimungkinkan karena perencanaan dilakukan bersama dengan Pemerintah Kota dan masyarakat. "Untuk pemanfaatan selanjutnya tinggal bagaimana peran Pemkot untuk pemberdayaan masyarakatnya sehingga dapat mengembangkan potensi kawasan tersebut," ujarnya.

Di Kawasan Kampung Beting, memiliki bangunan cagar budaya yang erat dengan sejarah perkembangan Kota Pontianak yakni Masjid Jami dan Istana Kadriah Kesultanan Pontianak.

Halaman
12
Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved