Ditjen Imigrasi Kordinasi dengan Australia, Beritahukan Paspor Veronika Koman Dicabut

Berdasarkan Undang-undang Keimigrasian, pihaknya berwenang untuk mencabut paspor seorang warga negara Indonesia yang berada di luar negeri

Ditjen Imigrasi Kordinasi dengan Australia, Beritahukan Paspor Veronika Koman Dicabut
twitter.com/papua_satu
Veronika Koman 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM sudah menerima surat permintaan pencabutan dari penyidik Polda Jabar terhadap tersangka ujaran kebencian kasus Papua, Veronika Koman.

"Polda Jatim sudah mengirim surat permintaan untuk pencabutan paspor dalam rangka memudahkan yang bersangkutan bisa diserahkan ke penyidik Polda Jatim, sesuai dengan Pasal 31 ayat 1 dan 3 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," ujar Direktur Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM Ronny Sompie di Bandung, Senin (9/9/2019).

Berdasarkan Undang-undang Keimigrasian, pihaknya berwenang untuk mencabut paspor seorang warga negara Indonesia yang berada di luar negeri yang terlibat tindak pidana dengan ancaman di atas 5 tahun.

"Yang bersangkutan memang sudah di luar negeri. Yang bisa kami lakukan adalah pencabutan paspor yang bersangkutan dalam arti untuk memudahkan Imigrasi dimanapun dia berada bahwa VKL sedang kami cari untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," ujar Ronny.

Baca: Dana Rp 100 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan Fasilitas Publik yang Rusak Akibat Kerusuhan di Papua

Baca: Pengemudi Truk yang Sebabkan Kaki Calvin di Putus di Tangerang Ditetapkan sebagai Tersangka

Baca: Ramalan Kartu Tarot Minggu Ini Menurut Zodiak: Perubahan Besar Cancer, Taurus Dengarkan Suara Hati!

Ia menegaskan, pencabutan paspor bukan berarti mencabut kewarganegaraan. "Hari ini surat pencabutan paspornya kami terima, makanya kami terbitkan pencabutan paspor yang tentunya diarahkan kepada negara dimana VKL berada," ujarnya.

Disinggung soal negara mana yang ia tujukan terkait pencabutan paspor, ia menyebut Australia. Ia akan memberitahu Australia terkait pencabutan paspor Veronika Koman.

"Kami cari dulu keberadaan yang bersangkutan dimana. Ketika diketahui yang bersangkutan memang di Australia sesuai data terakhir atau di negara lain, kami akan koordinasi untuk menjalankan kerjasama yang diminta oleh penyidik Polda Jatim," kata dia.

Seperti diketahui, Veronika Koman dikenal sebagai aktifis HAM. Catatan Tribun, ia sempat terlibat dalam advokasi memperjuangkan Ahok, penghapusan tes keperawanan saat masuk TNI/Polri hingga jadi pengacara bagi warga Papua yang terkena kasus hukum.

Ia ditersangkakan karena aktifitasnya di media sosial karena kerap mengunggah kondisi terkini di Papua termasuk dugaan penangkapan para perusuh di Papua oleh Polri. (men)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved