Kasus Makar

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Tolak Gugatan Praperadilan Istri Kivlan Zen

Seluruh gugatan praperadilan yang di ajukan istri Kivlan Zen, Dwitularsih Sukowati ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Tolak Gugatan Praperadilan Istri Kivlan Zen
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mayor Jenderal TNI Purn Kivlan Zen tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (29/5/2019). Kivlan Zein diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan TribunNews.com, Reza Yahya Pribadi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seluruh gugatan praperadilan yang di ajukan istri Kivlan Zen, Dwitularsih Sukowati ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

"Mengadili dalam ekspesi, menolak permohonan praperadilan termohon dan membebankan biaya kepada pemohon sebesar nihil," Kata hakim tunggal Toto Ridarto saat sidang di ruang 6, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kuasa hukum Dwitularsih Sukowati, Henry Siahaanmengaku kecewa dengan keputusan hakim tersebut.

Ia menyebut hakim tidak netral dalam memutus perkara yang diajukan kliennya.

"Kami melihat hakim itu tidak netral. Satupun tidak ada barang bukti yang diterima, semua ditolak," ujar Henry.

Baca: Gauli Muridnya Saat Magang Jadi Guru, Mahasiswa Ini Janji Akan Menikahi 12 Tahun Kemudian

Dengan adanya keputusan tersebut, Kivlan Zen hingga saat ini masih berstatus sebagai tersangka.

Hakim menilai penangkapan dan penetapan Kivlan Zen sebagai tersangka telah sesuai dengan aturan hukum yang ada.

"Menimbang bahwa syarat penyitaan diatur dipasal 38 KUHP ada surat penyitaan dari PN setempat. Permohonan praperadilan yang diajukan pemohon tidak berlasan," ungkap Henry.

Baca: Seputar Penerapan Perluasan Ganjil Genap di DKI: Ada yang Minta Damai Hingga Suami Artis Ditilang

Sebelumnya, Dwitularsih Sukowati menggugat Kapolri Jenderal Tito Karnavian lantaran tidak pernah mendapat surat tembusan jika suaminya ditangkap dan ditahan Polda Metro Jaya serta surat penyitaan mobil sebagai barang bukti.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved