Kejati DKI Pastikan Masa Penahanan Ratna Sarumpaet Sudah Diperpanjang

Perpanjangan masa penahanan Ratna dilaksanakan Kejari Jakarta Selatan terhitung 60 hari mulai 16 Agustus 2019

Kejati DKI Pastikan Masa Penahanan Ratna Sarumpaet Sudah Diperpanjang
Tribunnews/JEPRIMA
Aktivis Ratna Sarumpaet menjalani sidang vonis kasus penyebaran berita bohong atau hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Nirwan Nawawi memastikan bahwa masa penahanan terdakwa kasus penyiaran berita bohong yang menerbitkan keonaran Ratna Sarumpaet telah diperpanjang.

Ia menjelaskan, perpanjangan masa penahanan tersebut telah dilaksanakan oleh Kejari Jakarta Selatan terhitung 60 hari mulai 16 Agustus 2019 sampai 14 Oktober 2019.

"Penetapan perpanjangan penahanan sudah dilaksanakan oleh Kejari Jakarta Selatan terhitung 60 hari mulai 16 Agustus 2019 sampai dengan 14 Oktober 2019," kata Nirwan ketika dikonfirmasi Tribunnews.com pada Senin (9/9/2019).

Nirwan menjelaskan, perpanjangan penahanan, merupakan domain Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, yang dikeluarkan dalam bentuk penetapan.

Baca: PB Djarum Hentikan Audisi Bulutangkis, Kak Seto: Seperti Anak Kecil yang Ngambek

"Jaksa Melaksanakan isi penetapan tersebut dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Nomor 2528/Pen.Pid/2019/PT. DKI tanggal 30 Juli 2019," kata Nirwan.

Diberitakan sebelumnya, Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin, mempertanyakan penahanan yang dilakukan kepada kliennya.

Baca: Kementerian Keuangan: Hanya BPJS Kelas 1 dan 2 yang Iurannya Naik 100 Persen

Pasalnya, Insank mengungkapkan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tidak melakukan perpanjangan terhadap masa penahanan kliennya yang telah berakhir pada 15 Agustus 2019 lalu.

"Penahanan Ibu Ratna menjadi kewenangan pengadilan tinggi dan surat penahanan dari PT telah berakhir di 15 Agustus 2019 tidak ada perpanjangan lagi," ujar Insank saat dikonfirmasi, Senin (9/9/2019).

Menurut Insank, selayaknya kliennya dibebaskan. Dirinya menyebut penahanan yang dilakukan terhadap Ratna ilegal, jika tidak ada perpanjangan.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved