Breaking News:

Menteri Yohana: PB Djarum Melanggar Undang-undang Perlindungan Anak

Menteri Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak (PPPA) menegaskan, PB Jarum telah Hal ini terkait dugaan melakukan eksploitasi anak.

TRIBUNNEWS.COM/ Larasati Dyah Utami
Menteri Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak (PPPA) Yohana Yembise 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Anak (PPPA)  Yohana Yembise menegaskan, PB Djarum telah melanggar. Hal ini terkait dugaan melakukan eksploitasi anak.

Baca: KPAI : Kami Justru Mendukung, Tak Berniat Menghentikan Audisi PB Djarum

Menurutnya undang-undang yang telah dibuat secara nasional, memiliki kedudukan yang lebih tinggi. Yohana berharap semua dapat mengikuti ketentuan undang-undang yang berlaku.

"Yang jelas pada dasarnya barang siapapun yang melakukan pelanggaran terhadap hak anak dalam bentuk apapun tetap melanggar undang-undang, maka harus di proses" ujarnya, Senin (9/9/2019).

Baca: Ketua KPAI: Tidak Ada Terbesit Niat Menghentikan Audisi Bulu Tangkis PB Djarum

Isu yang menyatakan PB Djarum akan tetap melanjutkan audisi meskipun tanpa menyantumkan logo, menurut Yohana tetap tidak dapat diterima. "Ya tapikan itu sudah melanggar, tetap melanggar undang-undang yg berlaku tentang perlindungan anak. Jangan sampai memperlat anak-anak untuk itu" lanjutnya.

Baca: 300 Mahasiswa Asal Papua Memilih Pulang Kampung, Gubernur Papua Kebingungan

Walaupun ada beberapa orang tua menyayangkan putusnya beasiswa Djarum pada anak mereka, siapapun tidak bisa merenggut hak anak. "Nanti kita koordinasikan lagi dengan kementrian pendidikan lagi dengan cara apa anak mendapatkan hak-hak mereka, termaksud dikoordinasikan dengan kemenpora" ujar Menteri PPPA.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved