Selasa, 9 Juni 2026

Mohammad Ahsan: Atlet PB Djarum Bisa Dikeluarkan kalau Ketahuan Merokok

Meski penyelenggara audisi umum adalah perusahaan rokok, Ahsan menyebut bahwa atlet PB Djarum justru bisa dikeluarkan karena ketahuan merokok.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati

Mohammad Ahsan: Atlet PB Djarum Bisa Dikeluarkan kalau Ketahuan Merokok

TRIBUNNEWS.COM - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan ikut menyayangkan berhentinya audisi PB Djarum tahun depan.

Rekan main Hendra Setiawan ini berpendapat, sebenarnya PB Djarum dan Djarum Foundation hanya berniat mencari bibit-bibit unggul atlet Indonesia.

Meski penyelenggara audisi umum adalah perusahaan yang identik dengan rokok, Ahsan menyebut, atlet PB Djarum justru bisa dikeluarkan karena ketahuan merokok.

Keputusan pihak Djarum Foundation untuk menghentikan audisi umum lantaran adanya klaim dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menyebut, ajang itu merupakan bentuk eksploitasi anak serta untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

Baca: Orangtua Peserta PB Djarum Syok & Sedih Audisi Dihentikan Bagi yang Miskin, Beasiswa Itu Anugerah

Baca: PB Djarum Dihentikan, Atlet Bulutangkis Jebolan yang Mendunia, Liem Swie King hingga Kevin Sanjaya

Pasangan ganda campuran, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, merayakan keberhasilan mereka memenangi pertandingan semifinal Singapore Open 2018 di Singapore Indoor Arena, Singapura, Sabtu (21/7/2018).
Pasangan ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, merayakan keberhasilan mereka memenangi pertandingan semifinal Singapore Open 2018 di Singapore Indoor Arena, Singapura, Sabtu (21/7/2018). (BADMINTONINDONESIA.ORG)

Dilansir Kompas.com, Ahsan, yang merupakan atlet PB Djarum yang baru saja memenangi Kejuaraan Dunia Badminton 2019 bersama Hendra Setiawan, menyebut klubnya tersebut benar-benar murni ingin membantu pembibitan atlet.

"Pastinya sangat disayangkan kalau nggak ada audisi lagi, karena satu-satunya klub yang bisa jemput bola ke berbagai daerah itu hanya PB Djarum," ujar Ahsan kepada Kompas.com, Minggu (8/9/2019) malam.

"Sekarang kalau nggak ada lagi audisi, mungkin bakat-bakat di daerah bisa nggak tahu mau ke mana. Bisa jadi nggak tersaring atau tidak terpantau," tutur Ahsan melanjutkan.

Ahsan berharap polemik yang terjadi antara pihak Djarum dan KPAI bisa ditemukan solusi demi menjaga keberlanjutan pembinaan atlet.

"Mungkin bagi pihak yang melarang, harus memberikan solusi, bisa mencarikan sponsor serupa seperti Djarum," ucap Ahsan.

Dalam kesempatan itu, Ahsan juga memastikan, PB Djarum betul-betul menerapkan aturan ketat kepada para atlet mereka terkait rokok.

Menurut pria 31 tahun ini, atlet PB Djarum bisa dikeluarkan jika ketahuan merokok.

Baca: Vanessa Angel: Nggak Ah. Pikiran Kalian Aja yang Kotor, Dituding Posting Foto-foto Seksi & Vulgar

Ahsan pun meyakini, antara PB Djarum atau Djarum Foundation dan rokok Djarum adalah sesuatu yang berbeda.

Kendati terbentuk karena adanya produk rokok Djarum, PB Djarum dinilai Ahsan benar-benar fokus kepada pembinaan atlet bulu tangkis.

"Namanya atlet, pastinya harus sehatlah. Kalau saya lihat, Djarum itu murni membantu pembibitan atlet," kata Ahsan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved